Trump Berharap Dapat Bertemu Pemimpin Korut Kim Jong Un

Pertemuan Trump dan Kim Jong Un pada tahun 2018 (dok. X @ajplus)

Washington, Selasa 26 Agustus 2025-VNNMedia- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, mengungkapkan keinginannya untuk bertemu dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un

Keinginan tersebut disampaikan Trump pada Senin kemarin, di depan awak media, usai pertemuannya dengan Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung di Gedung Putih. “Saya menjalin hubungan yang sangat baik dengannya. Saya kira negaranya memiliki potensi besar, potensi yang luar biasa,” ujarnya

Sebagai informasi, pada Juni 2018, Donald Trump yang menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat -untuk periode pertamanya-, dan Kim Jong Un, Pemimpin Korea Utara, bertemu untuk pertama kalinya dalam sebuah momen bersejarah. Pertemuan tingkat tinggi ini diadakan di Hotel Capella, Pulau Sentosa, Singapura

Dalam pertemuan itu, tujuan utamanya adalah untuk memulai diskusi tentang denuklirisasi Semenanjung Korea. Keduanya menandatangani sebuah pernyataan bersama yang berisi komitmen Korea Utara untuk bekerja menuju denuklirisasi penuh, sementara AS menjanjikan jaminan keamanan bagi Korea Utara. Pertemuan ini menjadi sorotan dunia karena merupakan kali pertama seorang presiden AS yang masih menjabat bertemu dengan pemimpin Korea Utara

Pada tahun 2019, kedua pemimpin kembali bertemu, kali ini di Hanoi, Vietnam, pada bulan Februari. Pertemuan kedua ini bertujuan untuk menindaklanjuti kesepakatan yang dibuat di Singapura. Namun, KTT tersebut berakhir lebih cepat dari yang dijadwalkan dan tanpa kesepakatan

Perbedaan pandangan terjadi karena Korea Utara menuntut pencabutan total sanksi-sanksi yang dijatuhkan kepadanya, sebagai imbalan dari langkah-langkah denuklirisasi parsial. AS menolak permintaan tersebut, yang menyebabkan pertemuan itu berakhir tanpa kesepakatan

Kemudian, pada Juni 2019, sebuah pertemuan spontan dan singkat terjadi di Zona Demiliterisasi (DMZ) yang memisahkan Korea Utara dan Korea Selatan. Pada momen itu, Trump melangkah melintasi garis perbatasan ke wilayah Korea Utara, menjadikannya presiden AS pertama yang melakukannya

Pertemuan simbolis ini dilakukan dalam rangka memperbaiki hubungan setelah kegagalan KTT di Hanoi, meskipun tidak menghasilkan kemajuan substantif dalam hal denuklirisasi

Jika keinginan Trump terwujud, maka akan menjadi pertemuan pertama bagi keduanya sejak 2019

sumber: Antara

Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News