
SURABAYA, 25 FEBRUARI 2026 – VNNMedia – Tren investasi emas di kalangan masyarakat kian menguat seiring meningkatnya kesadaran menyimpan nilai kekayaan yang aman dan stabil. Menangkap peluang tersebut, EMAS NOW resmi membuka cabang pertamanya di Surabaya sebagai langkah ekspansi layanan jual beli emas di Jawa Timur.
Surabaya dipilih karena dinilai sebagai pusat ekonomi, perdagangan, dan investasi terbesar di Jawa Timur dengan aktivitas transaksi yang sangat dinamis.
Brand Manager EMAS NOW, Niki Rasyidah, mengatakan meningkatnya minat masyarakat terhadap emas menjadi salah satu pendorong ekspansi ke Surabaya.
“Surabaya memiliki potensi transaksi emas yang sangat besar. Masyarakatnya semakin sadar pentingnya menyimpan nilai melalui emas, baik untuk investasi jangka panjang maupun perlindungan aset,” ujarnya.
Sejalan dengan tren tersebut, EMAS NOW menawarkan sistem transaksi emas yang cepat, transparan, dan kompetitif. Harga jual emas diklaim lebih tinggi, dengan proses yang dirancang sederhana dan aman untuk berbagai segmen pasar, mulai dari investor pemula, pelaku UMKM, profesional muda, hingga masyarakat umum.
“Kami ingin transaksi emas tidak lagi ribet. Semua dibuat cepat, transparan, dan nyaman agar masyarakat semakin percaya berinvestasi emas,” tambah Niki.
Bersamaan dengan pembukaan cabang Surabaya, EMAS NOW juga meluncurkan aplikasi digital sebagai respons terhadap pergeseran perilaku konsumen yang semakin mengandalkan teknologi.
Aplikasi ini memungkinkan pengguna memantau harga emas secara real-time, melakukan simulasi transaksi, membuat janji kunjungan ke toko, hingga mengakses edukasi investasi emas.
Aplikasi ini terintegrasi langsung dengan jaringan toko fisik, memungkinkan fleksibilitas transaksi online dan offline dalam satu ekosistem.
“Aplikasi EMAS NOW menjadi jembatan antara transaksi digital dan offline. Kami ingin membangun ekosistem emas modern berbasis teknologi yang mudah, cepat, dan transparan,” jelas Niki.
Dengan tren beli emas yang terus meningkat, EMAS NOW optimistis ekspansi di Surabaya akan menjadi pintu masuk kuat ke pasar Jawa Timur. Perusahaan bahkan membuka peluang percepatan pembukaan cabang kedua jika pertumbuhan transaksi sesuai target.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News