
Depok, 22 Februari 2026, VNNMedia – Dalam rangka menguatkan nilai-nilai spiritual dan meningkatkan ketakwaan, Korbrimob Polri menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) bagi personel pada Jum’at (20/2/2026).
Binrohtal tersebut dihadiri oleh Teknisi KBRN Utama Tk. II Korbrimob Polri Brigjen Pol. Pradah Pinunjul serta diikuti oleh para Perwira Menengah (Pamen), Perwira Pertama (Pama) dan anggota jajaran Korbrimob Polri.
Kegiatan ini berlangsung di Masjid Agung Korbrimob Polri, Kelapadua, Cimanggis, Kota Depok. Tausiah disampaikan oleh Ustadz Syatiri dengan penuh hikmah dan refleksi mendalam tentang makna ibadah puasa.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Yasin dan Asmaul Husna, kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama serta ditutup dengan doa bersama.
Dalam tausiah yang disampaikan, Ustadz Syatiri menekankan bahwa tujuan utama puasa sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an adalah membentuk pribadi yang bertakwa.
“Ukuran keberhasilan puasa bukan pada perubahan fisik, tetapi pada perubahan hati dan perilaku. Jika emosi justru meningkat saat Ramadan, maka yang berpuasa baru sebatas perut, belum hati dan jiwanya,” kata Ustadz Syatiri.
Ustadz Syatiri juga mengingatkan pentingnya kejujuran dan integritas dalam menjalankan ibadah. Puasa yang hakiki tercermin dari perilaku sehari-hari, seperti menjauhi kebohongan, tidak menyalahgunakan waktu, serta meninggalkan segala bentuk kecurangan dan kemaksiatan.
“Saya mengingatkan bahwa kesempatan hidup dan bertemu Ramadan adalah anugerah yang tidak semua orang dapatkan. Oleh karena itu, jangan menunda tobat dan jangan menunggu usia tua atau masa pensiun untuk mendekat kepada Allah SWT,” lanjut Ustadz Syatiri.
Di akhir tausiah, doa dipanjatkan untuk keselamatan seluruh personel Korbrimob Polri, khususnya yang sedang bertugas di luar daerah maupun luar negeri agar senantiasa diberikan perlindungan dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga dalam keadaan selamat.
Melalui kegiatan Binrohtal ini, Korbrimob Polri menunjukkan komitmennya dalam membangun kekuatan spiritual sebagai fondasi utama pelaksanaan tugas. Diharapkan, nilai-nilai keimanan dan ketakwaan yang ditanamkan dapat memperkuat integritas, profesionalisme, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News