
Jakarta, Kamis 12 Februari 2026 – VNNMedia – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami proses pengaturan pelaksanaan lelang proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta di Direktorat Jenderal Kereta Api (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam kasus suap Bupati Pati nonaktif Sudewo saat menjadi Anggota Komisi V DPR.
Materi tersebut didalami KPK saat memeriksa Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surakarta, Ferry Septha Indarto sebagai saksi terkait kasus dugaan suap DJKA.
“Pemeriksaan para saksi dalam perkara DJKA untuk wilayah Jawa Timur, soal kronologi proses pengaturan pelaksanaan lelang,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, dalam keterangannya, Kamis (12/2/2026) dilansir Kompas.com.
Budi mengatakan, Ferry Septha Indarto diperiksa dalam kapasitasnya sebagai kontraktor.
KPK sebelumnya menetapkan Bupati Pati Sudewo dalam dua kasus dugaan korupsi sekaligus.
Selain sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan pengisian jabatan perangkat desa, Sudewo juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap proyek jalur kereta api di DJKA Kementerian Perhubungan.
“Benar bahwa, ini adalah pintu masuk dan sekaligus bahwa untuk perkara DJKA, itu hari ini kita juga sudah dinaikan ke penyidikan, ya begitu, jadi sekaligus. Iya, iya (Sudewo sudah ditetapkan sebagai tersangka),” kata Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, dalam jumpa pers, Selasa (20/1/2026).
Dalam perkara suap, KPK menduga Sudewo menerima aliran commitment fee dalam kasus korupsi proyek pembangunan jalur kereta di DJKA Kemenhub.
“Benar saudara SDW (Sudewo) merupakan salah satu pihak yang diduga juga menerima aliran commitment fee terkait dengan proyek pembangunan jalur kereta yang kemarin kita sampaikan terkait dengan update penahanan salah satu tersangkanya saudara R (Risna Sutriyanto),” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, di Gedung Merah Putih, Jakarta, 13 Agustus 2025 lalu.
Budi mengatakan, aliran dana tersebut diduga diperoleh Sudewo saat masih menjabat sebagai anggota DPR. Dia memastikan penyidik akan mendalami informasi terkait dugaan penerimaan suap tersebut dalam proses penyidikan terhadap Bupati Pati tersebut.
“Tentu dari informasi ini penyidik akan mendalami, dan tentu kami akan update proses penyidikan terkait dengan saudara SDW ini seperti apa,” ujar dia.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News