
Washington DC, 12 Juli 2025-VNNMedia- Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS), pada Sabtu (12/7) melaporkan bawah penerimaan bea masuk di bulan Juni mencapai US$27,2 miliar secara bruto dan US$26,6 miliar secara netto
Dilaporkan oleh Reuters, angka tersebut meningkat hingga empat kali lipat dibanding periode yang sama tahun lalu. Peningkatan signifikan itu menyebabkan surplus anggaran yang luar biasa, yaitu sebesar US$27 miliar di bulan Juni, dimana pada periode yang sama tahun lalu mengalami defisit hingga US$71 miliar
Departemen itu melaporkan bahwa dalam sembilan bulan pertama tahun fiskal 2025, penerimaan bea masuk mencapai US$113,3 miliar (bruto) dan US$108 miliar (netto), naik dua kali lipat dari periode yang sama tahun sebelumnya
Capaian tersebut menjadikan bea masuk sebagai sumber pendapatan federal terbesar keempat setelah pajak individu yang dipotong langsung (US$2,68 triliun), pajak individu non-potong (US$965 miliar) dan pajak korporasi (US$392 miliar)
Penerimaan negara dari bea masuk diperkirakan dalam enam bulan ke depan dapat mencapai US$276,5 miliar. Beberapa pakar ekonomi AS memperingatkan resiko ketergantungan, seperti yang diungkap Direktur Ekonomi Budget Lab Yale University Tedeschi yang menilai bahwa peningkatan penerimaan bisa bersifat sementara karena perusahaan dan konsumen melakukan pembelian awal sebelum tarif diberlakuan
“Ada resiko signifikan bahwa kita menjadi kecanduan penerimaan tarif,” jelasnya
sumber: Bisnis.com
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News