
JAKARTA, 29 JANUARI 2025 – VNNMedia – Laporan terbaru dari SiteMinder, platform distribusi dan pendapatan hotel terkemuka dunia, mengungkapkan bahwa tarif harian rata-rata (ADR) hotel di Indonesia terus meningkat sepanjang tahun 2024. Kenaikan ini mencapai 8% dibandingkan tahun sebelumnya.
Tarif hotel mencapai puncaknya pada Agustus 2024 sebesar IDR 2,673,874. Bulan ini sekaligus menjadi bulan tersibuk bagi sektor perhotelan di Indonesia.
Fakta Menarik Tarif Hotel di Indonesia:
Malam Termahal di Hari Senin: Berbeda dengan tren global di mana Jumat menjadi malam paling mahal, di Indonesia, malam Senin mencatat tarif rata-rata tertinggi IDR 2,318,560.
Malam Termurah di Hari Sabtu: Malam Sabtu memiliki tarif rata-rata terendah, yaitu IDR 2,097,091.
Selisih Tarif Kecil: Dengan perbedaan hanya IDR 221,469 antara malam termahal dan termurah, Indonesia memiliki selisih harga lebih kecil dibandingkan rata-rata global sebesar IDR 489,423.
Laporan SiteMinder juga mencatat bahwa hotel-hotel di Indonesia memiliki tingkat pembatalan reservasi terendah secara global, hanya 12%, jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata dunia sebesar 20%.
Selain itu, booking window di Indonesia cenderung lebih pendek, yaitu rata-rata 21 hari, 11 hari lebih singkat dibandingkan standar global. Pemesanan di menit-menit terakhir juga mendominasi, dengan 90% reservasi hanya untuk satu atau dua malam. Data ini menempatkan Indonesia di posisi ketiga di Asia setelah Malaysia dan Taiwan.
Selanjutnya, sebanyak 55% wisatawan yang menginap di hotel Indonesia berasal dari luar negeri. Angka ini menunjukkan bahwa daya tarik Indonesia sebagai destinasi internasional tetap kuat, didukung oleh kekayaan budaya, keindahan alam, dan pengalaman wisata yang beragam.
Country Manager SiteMinder Indonesia Rio Ricaro menjelaskan, kenaikan tarif rata-rata sepanjang tahun 2024 mencerminkan permintaan yang konsisten terhadap destinasi Indonesia. “Tingkat pembatalan yang rendah menunjukkan kepercayaan tinggi wisatawan, sedangkan variasi harga yang minim dalam seminggu memberikan peluang bagi pelaku industri untuk menerapkan strategi penetapan harga yang lebih dinamis dan adaptif,” jelasnya.
Laporan tersebut juga mengungkapkan 12 sumber utama pemesanan hotel di Indonesia tahun 2024:
Booking.com
Expedia Group
Agoda
Situs web hotel (direct bookings)
Traveloka
Hotelbeds
Trip.com
Tiket.com
Luxury Escapes
MG Bedbank
DidaTravel
WebBeds
Keberhasilan Expedia Group yang menggeser posisi Agoda untuk pertama kalinya sejak 2019 menyoroti dampak peningkatan perjalanan internasional jarak jauh. Selain itu, konsistensi situs web hotel sebagai penyumbang pendapatan terbesar keempat menegaskan pentingnya kanal pemesanan langsung.
Laporan tahunan SiteMinder’s Hotel Booking Trends mencakup 20 destinasi utama dunia, termasuk Indonesia. Analisis ini didasarkan pada 125 juta pemesanan dari 44.500 hotel pelanggan, dengan total pendapatan lebih dari USD50 miliar pada 2024.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News