
JAKARTA, 7 APRIL 2026 – VNNMedia – Hasil survei terbaru menunjukkan mayoritas masyarakat puas terhadap penyelenggaraan mudik Lebaran 2026. Lembaga KedaiKOPI mencatat sebanyak 88,8 persen responden menyatakan puas, dengan skor rata-rata mencapai 7,18 dari skala 10.
Head of Research KedaiKOPI, Ashma Nur Afifah, menjelaskan tingkat kepuasan tersebut menempatkan manajemen mudik tahun ini dalam kategori “cukup memuaskan”.
“Kita mendapatkan nilai 7,18, artinya responden yang melakukan mudik cukup puas dengan layanan dan manajemen mudik yang dilakukan pemerintah,” ujarnya dalam paparan survei, Senin (6/4/2026).
Menurut hasil survei, kepuasan publik terutama ditopang oleh dua aspek utama, yakni layanan transportasi dan kebijakan manajemen mudik secara keseluruhan. Pada sektor transportasi, kenyamanan armada menjadi faktor yang paling diapresiasi masyarakat.
Selain itu, kualitas infrastruktur juga mendapat penilaian positif. Jalan tol dinilai semakin aman dengan penerangan yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Kebijakan rekayasa lalu lintas seperti sistem one way dan contraflow juga mendapat tingkat kepuasan hingga 80 persen.
Fasilitas pendukung turut menjadi perhatian. Sebanyak 82 persen responden mengaku puas dengan layanan posko kesehatan, sementara 87 persen mengapresiasi ketersediaan bahan bakar di rest area.
Capaian ini sejalan dengan arahan Prabowo Subianto yang sejak awal menekankan pentingnya pengelolaan mudik secara terpadu, mulai dari kelancaran transportasi, penguatan pengamanan, hingga peningkatan kualitas layanan publik.
Dalam Sidang Kabinet Paripurna sebelumnya di Istana Negara, Presiden meminta seluruh kementerian dan lembaga memastikan mudik berjalan aman, nyaman, dan lancar.
Ia juga menekankan sinergi dengan aparat keamanan serta optimalisasi layanan, termasuk kebijakan diskon tarif transportasi dan penguatan fasilitas di titik-titik perjalanan.
Hasil survei ini menjadi indikator bahwa upaya pemerintah dalam mengelola arus mudik 2026 mendapat respons positif dari masyarakat, sekaligus menjadi evaluasi untuk peningkatan layanan di masa mendatang.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News