
SURABAYA, 17 MARET 2026 – VNNmedia – Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan 35 pos pengamanan dan layanan kesehatan di berbagai titik strategis untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama libur Lebaran 2026. Pos-pos tersebut disiapkan untuk memastikan keamanan, keselamatan, serta layanan kesehatan tetap tersedia bagi warga maupun pemudik.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Surabaya, M Fikser, menjelaskan bahwa puluhan pos tersebut tersebar di sejumlah lokasi penting, mulai dari pusat keramaian hingga ruas jalan yang selama ini dikenal rawan kecelakaan.
“Total ada 35 titik pos keamanan dan layanan kesehatan yang kami siapkan. Tujuh di antaranya merupakan pos utama, termasuk di kawasan Balai Kota Surabaya. Sementara sekitar 25 pos lainnya berada di jalan-jalan protokol yang kerap menjadi titik rawan kecelakaan,” ujar Fikser, Senin (16/3/2026).
Menurutnya, keberadaan pos-pos tersebut menjadi langkah antisipatif pemerintah kota untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan cepat jika terjadi kondisi darurat, terutama ketika mobilitas warga meningkat selama masa libur panjang Lebaran.
Fikser menambahkan, operasional pos pengamanan dan layanan kesehatan tersebut dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia, sehingga respons penanganan di lapangan dapat dilakukan lebih cepat.
Selain itu, Pemkot Surabaya juga memastikan layanan darurat 112 tetap beroperasi selama 24 jam untuk menerima laporan masyarakat.
“Layanan 112 selalu aktif sepanjang waktu. Kami juga terintegrasi dengan layanan 110 milik kepolisian agar penanganan laporan masyarakat bisa lebih cepat dan efektif,” katanya.
Ia mengakui, tingginya aktivitas masyarakat kerap berdampak pada meningkatnya jumlah panggilan ke layanan darurat. Saat ini layanan 112 Surabaya didukung puluhan jalur panggilan, namun pemerintah kota terus melakukan evaluasi guna meningkatkan kualitas pelayanan.
“Trafik panggilan memang cukup tinggi. Hal ini menunjukkan masyarakat semakin mengandalkan layanan darurat 112 ketika menghadapi situasi yang membutuhkan penanganan cepat,” jelasnya.
Fikser juga menyampaikan bahwa Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, memberi perhatian khusus terhadap optimalisasi layanan darurat tersebut agar dapat diakses masyarakat kapan saja tanpa hambatan.
Pemkot Surabaya pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada selama periode libur Lebaran serta menyimpan nomor layanan darurat seperti 112 agar dapat segera menghubungi petugas apabila terjadi situasi darurat.
Dengan kesiapan pos pengamanan dan layanan darurat tersebut, pemerintah kota berharap masyarakat dapat menjalani aktivitas selama libur Lebaran dengan lebih aman dan nyaman.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News