
Washington DC, Senin 23 Maret 2026-VNNMedia- Seluruh bandara di Amerika Serikat (AS) alami kekacauan setelah sebagian operasional pemerintah mengalami penghentian atau ‘shutdown’
Melansir Antara, antrean pemeriksaan keamanan berlangsung berjam-jam dan penundaan penerbangan terjadi di hampir semua bandara karena keterbatasan jumlah personel yang bertugas
“Shutdown” pemerintah AS telah berlangsung selama 40 hari, dimana Dinas Administrasi Keamanan Transportasi (TSA) di bawah naungan Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS), menjadi yang paling terdampak. Belum dibayarnya gaji selama berminggu-minggum membuat para karyawan memilih untuk tinggal di rumah alias tidak bekerja
“Bandara dari ujung ke ujung AS mengalami penundaan besar, antrean keamanan berjam-jam, dan penerbangan yang terlewat,” ujar DHS dalam unggahannya di X pada hari Minggu (22/3)
“Tanggung jawab kekacauan ini ada di pundak orang-orang Partai Demokrat,” tambah DHS
Gedung Putih sendiri di hari yang sama telah mengumumkan bahwa pemerintah akan menerjunkan agen-agen Dinas Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) untuk mengamankan bandara di AS yang dimulai pada hari ini
Sebagai informasi, Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (DHS) mengalami ‘shutdown’ parsial selama lebih dari 40 hari hingga Maret 2026 akibat kebuntuan anggaran di Kongres terkait reformasi imigrasi
Krisis ini dipicu oleh kegagalan kesepakatan pendanaan antara Partai Demokrat dan Republik yang berfokus pada pengawasan badan imigrasi seperti ICE dan CBP pasca insiden di Minnesota
Sebelumnya pada Januari lalu, Presiden AS Donald Trump mengaku bahwa partai Republik dan Demokrat telah mencapai kesepakatan terkait anggaran belanja negara guna menghindari ‘shutdown’ atau penutupan pemerintahan
Dalam pernyataannya saat itu, Trump mengatakan jika kesepakatan itu termasuk pendanaan jangka panjang bagi DHS. Ia juga menyebut jika ‘shutdown’ yang panjang merupakan satu-satunya hal yang dapat memperlambat AS dan dinilai sangat merugikan
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News