
Washington DC, Selasa 17 Maret 2026-VNNMedia- Presiden AS Donald Trump mengaku kesal dengan beberapa negara sekutu yang menolak membantunya membuka blokade Iran atas Selat Hormuz, dengan mengirimkan kapal militer mereka, dilansir dari Antara
“Banyak negara telah memberitahu saya bahwa mereka sedang menuju lokasi, beberapa sangat antusias. Beberapa adalah negara yang telah kami bantu selama bertahun-tahun,” ujar Trump pada hari Senin (16/3)
“Kami ingin tahu, ‘Apakah anda memiliki kapal penyapu ranjau?’ Mereka menjawab, ‘Kami lebih suka tidak terlibat.’ Selama 40 tahun, kami melindungi anda, dan anda tidak ingin terlibat dalam hal sangat kecil,” tambahnya
Sikap penolakan sejumlah negara yang dianggap sekutunya tersebut, tidak membuat nyali Trump ciut dalam upaya membuka kembali Selat Hormuz bagi pelayaran Internasional. Ia meyakini kekuatan militer AS bisa melawan blokade Iran atas selat yang sangat krusial tersebut
“Saya tak mendesak mereka, karena sikap saya adalah kami tidak membutuhkan siapapun. Kami adalah negara terkuat di dunia. Kami memiliki militer terkuat di dunia. Kami tidak butuh mereka,” jelas Trump kepada media
Sebagai informasi, pada Sabtu lalu, Trump secara khusus meminta bantuan China, Jepang, Prancis, Korea Selatan, Inggris dan beberapa negara lainnya untuk mengirimkan kapal perang ke Selat Hormuz, sebuah permintaan yang menurutnya untuk beberapa kasus bukan karena AS butuh bantuan, melainkan demi melihat reaksi negara-negara tersebut
Trump dalam kesempatan itu juga meragukan NATO akan mendukung AS, yang dianggapnya berbeda dengan komitmen negaranya terhadap aliansi pertahanan itu
Sementara itu sebuah misi bersama tengah dipersiapkan Prancis dan beberapa negara lainnya untuk memastikan jalur aman bagi kapal tanker di tengah kondisi geopolitik Timur Tengah yang semakin memanas, seperti dilaporkan oleh Financial Times
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News