
Kabul, Kamis 19 Maret 2026-VNNMedia- Afghanistan dan Pakistan sepakat untuk gencatan senjata sementara jelang Hari Raya Idul Fitri. Masing-masing negara telah mengonfirmasi penghentian pertempuran yang sudah berlangsung hampir satu bulan tersebut
“Pakistan menawarkan isyarat ini dengan itikad baik sesuai dengan norma-norma Islam. Namun, jika terjadi serangan lintas batas, serangan drone, atau insidenteroris apapun di dalam Pakistan, ‘Operasi Ghazab-lil-Haq akan segera dilanjutkan dengan intensitas yang diperbarui,” kata Menteri Informasi Pakistan, Attaullah Tarar
Sementara Afghanistan dalam unggahan di X, juru bicara pemerintah Afghanistan, Zabbiullah Mujahid, mengunggah tulisan, “Pasukan keamanan dan pertahanan Emirat Islam Afghanistan dengan ini mengumumkan penangguhan sementara ‘Operasi Pertahanan (Rad-ul Zulm)’ menjelang hari raya Idul Fitri.”
Baik Afghanistan dan Pakistan mengungkap jika gencatan senjata mendekati perayaan suci bagi umat muslim itu merupakan inisiatif mediator konflik, yaitu Arab Saudi, Turki, dan Qatar
Konflik militer besar antara Afghanistan dan Pakistan meletus sejak 21 Februari 2026, dipicu oleh eskalasi bentrokan di perbatasan
Ketegangan memuncak pada akhir Februari ketika Pakistan melancarkan serangan udara ke beberapa kota besar seperti Kabul dan Kandahar. Hingga pertengahan Maret 2026, perang terbuka ini telah berlangsung selama sekitar empat minggu
Akar sengketa ini sebenarnya telah ada sejak tahun 1947 terkait batas wilayah Garis Durand dan tuduhan perlindungan kelompok militan yang bergejolak sejak 2007
Perang singkat namun intens ini telah memicu krisis kemanusiaan dan kelangkaan logistik di wilayah perbatasan
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News