Royal Opera House Ikut Boikot, Panggung di Israel Ditinggalkan

Gedung Royal Opera House

London, Selasa 05 Agustus 2025-VNNMedia- Gelombang boikot budaya terhadap Israel semakin meluas di London. Terbaru, Royal Opera House yang merupakan penyelenggara balet dan opera kelas dunia, membatalkan produksi opera “Tosca” tampil di Opera Nasional Israel pada tahun depan

“Kami telah memutuskan bahwa produksi baru Tosca tidak akan dibawa ke ke Israel,” ujar CEO Royal Opera House Alex Beard kepada para karyawannya pada Jumat pekan lalu, seperti dikutip dari Artist for Palestine UK

Menurut kelompok tersebut, perusahaan membatalkan tampil di Tel Aviv setelah menerima sebuah surat yang ditandatangani oleh 182 staf Royal Ballet dan Opera, yang mengecam sikap diam perusahaan terhadap tindakan genosida Israel kepada warga Gaza

“Kami menolak pertunjukan apapun saat ini maupun di masa depan di Israel,” bunyi surat tersebut

Selain itu, para karyawan juga melarang perusahaan untuk memberikan produksi kepada institusi-institusi yang melegitimasi dan mendukung secara ekonomi negara yang terlibat dalam pembantaian warga sipil

Keputusan Royal Opera House tersebut merupakan aksi terbaru dari gelombang boikot budaya para pekerja seni di Inggris kepada Israel, yang semakin meluas

Diketahui pekerja seni termasuk penulis dan pekerja budaya lainnya di negara Raja Charles tersebut telah meluncurkan kampanye yang menyerukan boikot, divestasi dan pernyataan publik dari institusi-institusi terkemuka

Langkah Royal Opera House, yang didorong oleh karyawannya, merupakan yang pertama di levelnya. Menurut Artist for Palestine UK, belum pernah ada institusi budaya bergengsi di Inggris yang pekerjanya memobilisasi diri secara masif dan mendapat respons tegas dari manajemen terkait krisis politik

sumber: Antara

Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News