
Tokyo, Minggu 07 September 2025-VNNMedia- Industri kosmetik sepertinya menjadi perhatian khusus di Jepang, di tengah persaingan ketat sektor tersebut secara global
Salah satu universitas di wilayah barat daya Jepang, Universitas Saga, mengumumkan rencananya untuk membuka jurusan kosmetik yang dinamakan School of Cosmetic Science, menjadikan Saga sebagai kampus pertama yang mempunyai jurusan tersebut
Dalam konferensi persnya, seperti dikutip dari Kyodo, tujuan dari didirikannya School of Cosmetic Science adalah agar dimungkinkan para mahasiswa mempelajari secara sistematis sifat kimia dalam produk kosmetik dan pengaruhnya terhadap kulit, sehingga mendorong penelitian dan pengembangan serta diharapkan dapat mencetak para ahli kosmetik di masa mendatang
“Produk perawatan kulit semakin diminati, terlepas dari jenis kelamin,”” ujar Rektor Universitas Saga, Hiroaki Kodama
Ia mengungkap bahwa saat ini pemerintah sedang berupaya agar sektor kkosmetik menjadi industri yang memiliki daya saing global. Kodama juga menyampaikan harapannya agar pengembangan produk dan riset terkait kosmetik melibatkan pemerintah industri dan akademisi
School of Cosmetic Science akan dibuka pada April tahun depan. Untuk angkatan pertama, akan diterima 30 mahasiswa yang akan mempelajari berbagai bidang seperti kimia, biologi dan pemasaran. Sementara untuk kurikulum terdiri atas pelajaran praktis termasuk kuliah dari para profesional industri dan magang di perusahaan
Nantinya alumni sekolah ini diharapkan dapat berkarir secara profesional di industri kosmeti dan, produsen bahan baku kimia
Mengutip tradeimex.in, berikut 10 negara pengekspor kosmetik teratas, berdasarkan data ekspor kosmetik untuk tahun 2024-2025, meliputi::
- Prancis: US$12,2 miliar (16,4 %)
- Korea Selatan: US$8,57 miliar (11,6%)
- Amerika Serikat: US$6,19 miliar (8,3%)
- Singapura: US$4,92 miliar (6,6%)
- Jerman: US$4,77 miliar (6,4%)
- China: US$4,08 miliar (5,5%)
- Hong Kong: US$3,37 miliar (4,5%)
- Italia: US$3,11 miliar (4,2%)
- Jepang: US$2,79 miliar (3,8%)
- Polandia: US$2,72 miliar (3,7%)
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News