
New York, Selasa 23 September 2025-VNNMedia- Pada Senin (22/9), Prancis mengumumkan secara resmi pengakuannya atas Negara Palestina, yang menjadikannya anggota G-7 ketiga setelah Inggris dan Kanada yang lebih dulu melakukannya pada hari Minggu (21/9)
baca juga: Dunia Sambut Positif Pengakuan Resmi Negara Palestina Oleh Inggris, Kanada dan Australia
“Saya hari ini menyatakan bahwa Prancis mengakui Palestina. Waktunya telah tiba. Kita tidak bisa lagi meunggu,” kata Macron dalam Konferensi Internasional Tingkat Tinggi untuk Penyelesaian Damai Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara (High-level International Conference for the Peaceful Settlement of the Question of Palestine and the Implementation of the Two-State Solution), yang dipimpin secara bersama oleh Prancis dan Arab Saudi
Lebih lanjut Macron mengungkap jika Prancis menginginkan dua negara hidup berdampingan secara damai dan aman
Sementara itu Sekjen PB Antonio Gutteres dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa konflik Israel-Palestina yang telah berlangsung selama beberapa generasi, sampai dengan sekarang belum ada penyelesaian. “Dialog telah gagal. Resolusi telah diabaikan. Hukum internasional telah dilanggar,” ujarnya
“Kita berkumpul di sini hari ini untuk membantu menavigasi satu-satunya jalan keluar dari mimpi buruk ini, yakni solusi dua negara merdeka, berdaulat, dan demokratis, Israel dan Palestina hidup berdampingan secara damai dan aman di dalam batas-batas yang dilindungi dan diakui berdasarkan garis (batas wilayah) pra-1967, dengan Yerusalem sebagai ibu kota kedua negara, sesuai dengan hukum internasional, resolusi PBB, dan perjanjian-perjanjian terkait lainnya,” tambahnya
Dengan bergabungnya Prancis, maka telah 159 negara anggota PBB yang mengakui Negara Palestina. Dilaporkan bahwa Luksemburg, San Marino, Belgia, Andorra dan Malta akan segera menyusul
sumber: Antara
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News