
Jakarta, Selasa 29 Juli 2025-VNNMedia-Ketua Umum REI Joko Suranto menyayangkan program 3 juta rumah tidak masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN)
“Ya, kita sayangkan gitu, kita sayangkan 3 juta rumah tak masuk PSN, sayangkan sekali,” sesal Joko pada Senin kemarin
Padahal, menurut Joko, industri properti mempunyai dampak turunan yang besar pada ratusan industri lainnya. Jika program 3 juta rumah masuk dalam daftar PSN maka akan memberi dampak yang luar biasa dalam meningkatkan laju pertumbuhan nasional
Beberapa waktu lalu, Joko Suranto pernah mengemukakan bahwa kalangan pengembang menginginkan sektor properti masuk dalam PSN
“Pada saatnya ini akan menjadi sebuah proyek strategis nasional dan kemarin kita mendengar ada industri properti atau kawasan properti yang menjadi proyek PSN. Semoga pada saatnya PSN-nya adalah properti nasional. Sehingga itu bisa lebih berdampak banyak kepada masyarakat atau setidaknya ada hal yang serius yang dilakukan pemerintah bagaimana backlog ini bisa diurai,” kata Joko dalam Propertinomic, April lalu, dikutip dari CNBC Indonesia
Di sisi lain, bos Buana Kassiti Group itu menyadari keputusan Presiden Prabowo tidak menjadikan program 3 juta rumah sebagai bagian dari PSN. Belum adanya program yang terukur di sektor perumahanlah yang menjadi alasannya
Joko mengungkap bahwa program perumahan yang saat ini sedang berjalan merupakan lanjutan dari program yang telah ada sebelumnya seperti FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) dan BSPS (Bantuan Stimulan Perumahah Swadaya)
“Ya kita harus merefleksikan diri. Karena emang tahun ini belum muncul upaya yang terukur sehingga memberikan persepsi yang positif bahwa program itu bisa dan benar-benar dikerjakan,” pungkasnya
sumber: Bisnis.com/CNBC Indonesia
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News