
Dhaka, Selasa 07 April 2026-VNNMedia- Pemerintah Bangladesh meluncurkan kampanye vaksinasi darurat menyusul wabah campak paling mematikan dalam sejarah baru-baru ini yang diduga telah menewaskan lebih dari 100 orang
Sejak pertengahan Maret, tercatat 7.500 kasus diduga campak dengan 900 kasus terkonfirmasi, melonjak tajam dibanding tahun 2025.
Krisis ini mengungkap celah dalam program imunisasi nasional yang sempat terhenti sejak 2020 akibat pandemi Covid-19 dan pergolakan politik tahun 2024
Masalah pengadaan juga memicu kelangkaan vaksin, sehingga banyak anak, termasuk bayi di bawah usia sembilan bulan yang belum memenuhi syarat vaksinasi rutin, ikut terinfeksi
Bekerja sama dengan WHO dan UNICEF, kampanye ini menyasar 1,2 juta anak di 30 sub-distrik, terutama di wilayah padat penduduk seperti Dhaka dan kamp pengungsi Cox’s Bazar
UNICEF menekankan bahwa gangguan kecil pada layanan kesehatan dapat memicu kesenjangan kekebalan yang berbahaya. Fenomena ini juga sejalan dengan tren global di mana kasus campak meningkat di berbagai belahan dunia akibat penurunan tingkat vaksinasi pasca-pandemi
sumber: bbc
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News