
SUMENEP, 27 Maret 2026 – VNNMedia – Ratusan peserta ikut memeriahkan Festival Ketupat 2026, dengan menghadirkan bermacam-macam bentuk kreasi menarik, seperti katopa’ sangoh (ketupat yang bentuknya paling umum), katopa’ toju’, katopa’ kope’, katopa’ bhâbâng, katopa’ jhârân, katopa’ masjid dan jenis lainnya.
Acara yang diikuti ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN), warga dan pelajar diwarnai dengan beragam kegiatan menarik, seperti lomba menganyam ketupat, hingga sajian kuliner khas yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Para peserta tampak antusias mengikuti setiap agenda, terutama saat lomba menganyam ketupat yang menjadi daya tarik utama acara, karena selain lomba juga sebagai media pelestarian tradisi budaya yang masih kental di tengah masyarakat setelah Hari Raya Idulfitri.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Faruk Hanafi mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menjaga warisan budaya agar tetap lestari.
“Kami mengharapkan melalui festival ini, nilai kebersamaan dan gotong royong terus terjaga di tengah masyarakat,” kata Faruk Hanafi di sela-sela festival, di Pantai Lombang Kecamatan Batang-Batang, Kamis (26/03/2026).
Pelaksanaan Festival Ketupat 2026 diadakan 2 jenis lomba, yaitu lomba menu ketupat, yang diikuti oleh ASN perangkat daerah, hotel dan resto, sedangkan lomba mengayam kreasi ketupat jumlah peserta sebanyak 120 orang.
Para peserta menampilkan beragam inovasi olahan ketupat dengan cita rasa khas dan penyajian yang kreatif dan menarik, memadukan unsur tradisional dan sentuhan modern yang menggugah selera.
“Sementara lomba menganyam ketupat menunjukkan keterampilan dan kreativitas dalam membuat anyaman ketupat berbentuk unik dan menarik, dengan hasil yang rapi dan beragam bentuk menjadi bukti keahlian, serta ketelatenan para peserta dalam menjaga tradisi,” pungkasnya.
Telusuri berita lain di Google News VNNMedia