
Los Angeles, Senin 23 Maret 2026-VNNMedia- Industri layar lebar awal tahun 2026 diramaikan oleh kebangkitan kisah-kisah orisinal yang berhasil mendominasi box office. “Project Hail Mary”, film fiksi ilmiah karya Phil Lord dan Christopher Miller yang dibintangi Ryan Gosling, mencatat pendapatan domestik sebesar US$80,6 juta
Angka ini merupakan pencapaian terbaik tahun ini sekaligus mencetak rekor baru bagi Amazon MGM Studios. Di pasar internasional, film ini mengumpulkan US$60,4 juta dari 80 pasar, sehingga total pendapatan globalnya mencapai US$141 juta pada akhir pekan pembukaannya.
Keberhasilan “Project Hail Mary” menjadi kemenangan krusial bagi Amazon MGM Studios dalam memantapkan posisinya sebagai studio besar di Hollywood. Momentum ini terjadi di tengah keguncangan industri akibat proses merger antara Paramount-Skydance dengan Warner Bros
Film ini juga mematahkan anggapan bahwa bioskop hanya menjadi wilayah bagi sekuel dan waralaba. “Project Hail Mary” kini bersanding dengan Oppenheimer sebagai film non-sekuel kedua dalam satu dekade terakhir yang mampu meraup pendapatan pembukaan domestik di atas US$80 juta
Dalam film ini, Ryan Gosling berperan sebagai seorang guru sains yang terbangun di pesawat ruang angkasa tanpa ingatan. Bersama Sandra Hüller, ia harus menggunakan logika sains untuk menyelamatkan bumi dari kepunahan matahari
Chemistry Ryan Gosling dalam petualangan luar angkasa ini mendapat pujian luas dari kritikus. Skor penonton di Rotten Tomatoes mencapai 96% dengan nilai A di CinemaScore, yang memicu lonjakan pendapatan melampaui prediksi awal sebesar US$50juta hingga US$60 juta
Selain “Project Hail Mary”, tren orisinalitas juga terlihat pada kesuksesan film animasi terbaru Pixar berjudul “Hoppers”. Setelah tiga akhir pekan penayangan, “Hoppers” berhasil mengumpulkan pendapatan global sebesar US$242,6 juta
Film ini juga menjadi karya terlaris di pasar domestik Amerika Serikat dengan total akumulasi mencapai US$120,4 juta. Fenomena ini menunjukkan bahwa penonton di tahun 2026 memiliki minat yang sangat tinggi terhadap narasi baru di luar ketergantungan pada waralaba besar
sumber: The Hollywood Reporter
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News