
SUMENEP, 4 Maret 2026 – VNNMedia – Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep melakukan pelatihan intensif kepada Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Khumaini di Desa Lobuk, Kecamatan Bluto. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat manajemen kelompok sekaligus meningkatkan kualitas dan keamanan produk olahan perikanan yang kini mampu diproduksi hingga 5 kwintal per bulan.
Pembinaan dipimpin langsung Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perikanan Sumenep Heru Faizal. Ia menegaskan, kegiatan tersebut bertujuan agar kelompok semakin terorganisir dan memiliki administrasi yang tertib.
“Kami ingin kelompok ini lebih rapi secara manajemen. Administrasi harus tertata agar seluruh kegiatan produksi dan pemasaran tercatat dengan baik,” ujar Heru Faizal kepada Media Center Diskominfo, Selasa (03/03/2026).
Selain pembenahan administrasi, Dinas Perikanan juga memberikan pemahaman terkait sanitasi, mutu produk, dan standar keamanan pangan. Hal ini penting agar produk olahan yang dihasilkan memenuhi ketentuan yang berlaku, termasuk terkait penggunaan bahan tambahan pangan.
“Kelompok harus memahami batas pemakaian dan jenis bahan tambahan pangan sesuai Peraturan BPOM Nomor 11 Tahun 2019 tentang Bahan Tambahan Pangan. Ini penting untuk menjaga kualitas dan kepercayaan konsumen,” tegasnya.
Poklahsar Khumaini yang diketuai Muhammad Khumaini selama ini memproduksi berbagai makanan hasil laut seperti ikan asin, teri krispi, dan udang krispi. Dalam sebulan, kapasitas produksi mereka mencapai sekitar 5 kwintal dengan pemasaran yang masih didominasi wilayah lokal Pragaan dan sekitarnya.
Muhammad Khumaini mengungkapkan bahwa bahan baku diperoleh dari nelayan lokal Desa Lobuk, sehingga juga mendukung perputaran ekonomi masyarakat pesisir.
“Alhamdulillah bahan baku kami ambil dari nelayan setempat. Produksi rata-rata 5 kwintal per bulan dan dipasarkan di wilayah Pragaan,” jelasnya.
Ia berharap pelatihan dari Dinas Perikanan terus berlanjut, termasuk dukungan sarana dan prasarana alat pengolahan agar kapasitas dan kualitas produksi semakin meningkat.
“Kami berharap ada bantuan peralatan pengolahan agar produksi bisa lebih maksimal dan kualitasnya semakin baik,” harapnya.
Telusuri berita lain di Google News VNNMedia