
London, Kamis 12 Februari 2026-VNNMedia- PM Inggris Sir Keir Starmer, mengecam keras pernyataan pemilik bersama Manchester United, Sir Jim Ratcliffe, yang menyebut Inggris telah dijajah oleh imigran
Sir Keir Starmer menegaskan bahwa Inggris adalah negara yang bangga, toleran, dan beragam. Ia secara terbuka meminta Sir Jim untuk meminta maaf atas pernyataannya
Pihak Downing Street juga menambahkan bahwa komentar semacam itu hanya akan menguntungkan pihak-pihak yang ingin memecah belah bangsa
Dalam wawancaranya dengan Sky News, Sir Jim mengeklaim terjadi lonjakan populasi sebesar 12 juta orang sejak 2020, sebuah angka yang tidak akurat menurut data resmi pemerintah
Ia juga menyarankan pemerintah melakukan tindakan sulit terhadap imigrasi dan sistem tunjangan, menyamakannya dengan restrukturisasi keras yang ia lakukan di Manchester United
Pernyataan ini memicu gelombang kritik dari berbagai kelompok pendukung Manchester United dan organisasi anti-rasisme karena dinilai memecah belah komunitas
Selain itu, beberapa kelompok pendukung mengkritik Sir Jim yang tinggal di Monaco untuk menghindari pajak namun mengomentari masalah ekonomi dalam negeri Inggris
Meski didukung oleh Nigel Farage, tokoh politik lain seperti Sir Ed Davey turut menuntut permintaan maaf karena pernyataan tersebut dianggap tidak sesuai dengan nilai-nilai Inggris
sumber: bbc
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News