Perumnas Siap Dukung Program 3 Juta Rumah dengan Lahan 2 Ribu Hektar

Jakarta, 16 Juli 2025-VNNMedia- Perum Pembangunan Perumahan Nasional (Perumnas) siap mendukung realisasi program 3 juta rumah dengan menyediakan 2 ribu hektar lahan untuk pembangunan hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)

Hal tersebut disampaikan Plt Direktur Utama Perumnas Tambok Parulian Setyawati saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR RI Selasa (15/7) kemarin

“Total luasan lahan yang kami miliki yang statusnya clean and clear dan siap untuk bisa mendukung program pemerintah itu ada sekitar 2 ribu hektar, dengan perhitungan kami berdasarkan FS (feasibility study) lahan kami bisa dibangun sekitar 161 ribu unit,” terang Tambok

Lebih lanjut, Tambok mengaku bahwa pihaknya ke depan akan melakukan pengembangan kawasan dan hunian di sejumlah area dengan backlog perumahan yang tinggi, seperti di pulau Jawa termasuk Jakarta dan Sumatra Utara

Ia merinci bahwa Perumnas akan segera menjalankan program pengembangan kawasan perumahan skala besar di atas lahan 1.654 hektar untuk dibangun 80.300 unit rumah, yang bakal dilaksanakan di Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatra Utara dan Sumatra Selatan, serta Banten

Selain itu, BUMN perumahan tersebut mengungkap bakal menyiapkan lahan seluas 62 hektar untuk membangun sekitar 10.700 hunian berbasis transit-oriented development (tod) di wilayah DKI Jakarta dan Bogor

Khusus DKI Jakarta, Perumnas juga berencana membangun hunian vertikal (rusun) di atas lahan 9 hektar, diperkirakan dengan luasan tersebut sekitar 12.100 unit rusun dapat terpenuhi. Tidak hanya itu, perusahaan bakal melakukan program penataan kawasan kumuh vertikal seluas 37 hektar di Sumatra Selatan dan DKI Jakarta

Program andalan lainnya dari Perumnas adalah pengembangan perumahan lahan skala kecil di atas lahan seluas 238 hektar yang bisa untuk membangun 20.300 unit hunian yang tersebar dari Jawa barat, Jawa Timur, Sumatra Utara, Jawa Tenga, Lampung, Bali,NTB, Kalimantan barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah dan Sulawei Utara

sumber: Bisnis.com

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News