Perombakan Besar KakaoTalk: Berubah Jadi Platform Sosial Berbasis AI

Seoul, Senin 22 September 2025-VNNMedia- Kakao Corp. akan segera merombak total layanan pesan andalannya, KakaoTalk, menjadi platform sosial yang lebih dinamis, dengan fokus pada umpan berita (feed) dan video pendek

Perombakan ini didukung oleh kecerdasan buatan (AI) internal milik Kakao dan integrasi dengan teknologi dari OpenAI. Langkah ini diambil di tengah penurunan waktu penggunaan aplikasi dan tekanan hukum yang dihadapi pendirinya

Perombakan yang akan diumumkan dalam konferensi pengembang tahunan If(Kakao)25 ini berpusat pada tiga aspek utama

Pertama, integrasi AI dan ChatGPT. Kakao akan menyematkan model AI internalnya serta teknologi ChatGPT ke dalam KakaoTalk

Pengguna nantinya bisa berbagi hasil pencarian ChatGPT saat mengobrol atau mengaksesnya langsung dari layar utama aplikasi. Kolaborasi dengan OpenAI juga akan melahirkan “agen AI” yang dapat menjalankan berbagai permintaan, seperti memesan restoran

Kedua, transformasi menjadi umpan sosial. Tab daftar teman yang semula hanya berupa daftar profil sederhana akan diubah menjadi format umpan, mirip dengan Instagram. Teman-teman akan ditampilkan berdasarkan urutan postingan harian mereka, bukan lagi urutan nama. Perubahan ini diharapkan mendorong pengguna untuk lebih aktif berbagi dan berinteraksi

Ketiga, video pendek dan monetisasi konten. KakaoTalk akan memiliki tab baru khusus untuk konten eksklusif dan produksi asli dari afiliasi Kakao. Ekosistem monetisasi juga sedang dirancang untuk memastikan kreator mendapatkan imbalan yang adil

Langkah strategis ini diambil sebagai respons terhadap penurunan waktu penggunaan KakaoTalk. Menurut data Mobile Index, rata-rata waktu penggunaan bulanan per pengguna turun drastis dari 790 menit pada Agustus 2021 menjadi 674 menit pada Agustus tahun ini

“KakaoTalk akan berkembang melampaui sekadar aplikasi pesan menjadi platform yang mencakup penemuan konten, eksplorasi, dan fitur sosial berbasis hubungan,” ujar CEO Kakao, Chung Sin-a

Selain perombakan ini, Kakao juga memperpanjang batas waktu penghapusan pesan dari 5 menit menjadi 24 jam untuk meningkatkan kenyamanan pengguna. Perusahaan juga gencar merekrut ahli “AI-native” sebagai bagian dari upaya restrukturisasi yang lebih luas

sumber: The Korea Herald

Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News