Peringati Hari Ginjal Sedunia, KPCDI Soroti Sistem Layanan Ginjal

Jakarta, Sabtu 14 Maret 2026-VNNMedia- Memperingati hari ginjal sedunia yang jatuh pada tanggal 12 Maret, Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) mendesak pemerintah mereformasi sistem layanan ginjal terutama terkait terapi alternatif bagi pasien ginjal

DIlansir dari Bloomberg Technoz, melalui siaran persnya pada Rabu kemarin, KPCDI mengungkap masih kurangnya informasi dan sosialisasi terkait terapi alternatif selain cuci darah menggunakan mesin hemodialisis bagi pasien ginjal. Komunitas itu menyebut bahwa kurangnya transparansi informasi dalam sistem layanan ginjal di Indonesia dinilai sebagai pelanggaran hak pasien atas informasi

“Di Indonesia, pasien gagal ginjal seolah digiring langsung ke mesin cuci darah tanpa penjelasan utuh mengenai opsi lain seperti CAPD atau transplantasi. Ini bukan sekedar masalah medis, ini adalah pelanggaran hak pasien atas informasi,” jelas Ketua KPCDI Tony Richard dalam siaran pers tersebut

Dominasi terapi hemodialisis menurut komunitas itu berpotensi menimbulkan tekanan besar terhadap sistem layanan nasional, dimana semakin tinggi jumlah pasien maka semakin besar beban pembiayaan kesehatan yang ditanggung negara

Berdasarkan data Indonesian Renal Registry (IRR) tahun 2024, dari 136.793 pasien aktif dan 60.034 pasien baru, 98% menjalani terapi hemodialisis, sementara terapi lainnya seperti CAPD (Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis) sekitar 2% dan transplantasi ginjal kurang dari 1%

Data BPJS Kesehatan menunjukkan peningkatan pembiayaan penyakit ginjal hingga 69,23% dalam rentang waktu lima tahun yaitu dari Rp6,5 triliun di tahun 2019 menjadi Rp11 triliun di tahun 2024

“Selama bertahun-tahun ketimpangan informasi terapi pengganti ginjal sangat minim. Bahkan banyak pasien baru mengenal CAPD atau transplantasi dari sesama pasien di komunitas bukan dari tenaga medis atau sistem layanan kesehatan resmi,” ungkap Tony

Pada momentum peringatan hari ginjal sedunia yang mengusung tema “Kesehatan Ginjal untuk Semua-Merawat Manusia, Melindungi Bumi”, KPCDI juga mendorong pemerintah meningkatkan sistem edukasi pasien agar setiap penderita penyakit ginjal mendapatkan informasi lengkap mengenai pilihan terapi ginjal sebelum menjalani dialisis pertama, termasuk akses transplantasi ginjal dan penurunan hambatan biaya

“Jika tema World Kidney Day tahun ini adalah kesehatan Ginjal untuk Semua, maka sistem layanan ginjal di Indonesia juga harus memberikan pilihan terapi yang adil bagi pasien,” tegas Tony

Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News