
JAKARTA, 1 MARET 2025 – VNNMedia – Sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja dan kontribusi dalam pengembangan pasar modal Indonesia sepanjang tahun 2024, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar Penghargaan Galeri Investasi (GI) BEI 2025, Kamis (27/2/2025) di Main Hall BEI. Ajang ini menjadi wujud pengakuan terhadap peran GI BEI dalam edukasi masyarakat, peningkatan literasi keuangan, serta pertumbuhan jumlah investor di Indonesia.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Inarno Djajadi, mengapresiasi kontribusi GI BEI dalam meningkatkan pemahaman dan akses informasi terkait pasar modal bagi masyarakat luas. Ia menegaskan bahwa OJK akan terus mendukung ekosistem pasar modal melalui berbagai kebijakan dan program kerja yang berorientasi pada transparansi, akuntabilitas, serta perlindungan investor.
“Kolaborasi erat antara regulator, pelaku pasar, dan institusi pendidikan seperti GI BEI merupakan kunci dalam membangun ekosistem pasar modal yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Inarno.
Senada dengan itu, Direktur Utama BEI, Iman Rachman, menambahkan bahwa berbagai program edukasi yang dijalankan GI BEI telah berhasil meningkatkan jumlah investor serta memperluas akses informasi pasar modal di seluruh Indonesia.
Sepanjang tahun 2024, GI BEI berperan aktif dalam mendukung percepatan inklusi pasar modal melalui berbagai kegiatan edukasi, sosialisasi, dan pengenalan produk pasar modal. Upaya ini berhasil menjangkau ratusan ribu masyarakat, menciptakan investor baru, memperkuat partisipasi aktif investor pasar modal di Indonesia, yang hingga 24 Februari 2025 telah mencapai 15.464.011 single investor identification (SID).
Pada Penghargaan GI BEI 2025, BEI memberikan apresiasi kepada berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, sekolah menengah, pemerintah daerah, serta Anggota Bursa (AB) yang menjadi mitra. Penghargaan ini terdiri dari delapan kategori, meliputi tiga kategori utama dan lima kategori tambahan.
Kategori pertama adalah GI BEI Teraktif berdasarkan Nilai Transaksi, yang menilai transaksi tertinggi sepanjang 2024. Pemenangnya adalah GI BEI STIE Trisakti (Trisakti School of Management) Jakarta dengan nilai transaksi Rp3,07 triliun, mengungguli GI BEI Politeknik Bisnis dan Pasar Modal (BCM College) Jakarta dengan Rp2,51 triliun dan GI BEI Institut IPMI dengan Rp174,67 miliar.
Kategori kedua adalah GI BEI Teraktif berdasarkan Jumlah Penambahan Rekening Efek, yang diberikan kepada GI BEI Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya sebagai peraih jumlah penambahan rekening efek tertinggi, yakni 5.139 SID. Posisi kedua diraih oleh GI BEI Universitas Bina Sarana Informatika dengan 4.003 SID baru. Sementara GI BEI Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara berada di posisi ketiga dengan 981 SID.
Kategori ketiga adalah GI BEI Teraktif berdasarkan Aktivitas Edukasi dan Pemerataan Informasi, yang dinilai berdasarkan jumlah dan jenis kegiatan serta kedisiplinan dalam pelaporan bulanan. Pemenangnya adalah GI BEI Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro, mengungguli GI BEI Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta dan GI BEI Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Padang.
Selain itu, BEI juga memberikan penghargaan kepada 10 sekolah menengah dengan GI Edukasi BEI teraktif, yang meliputi SMK Negeri 41 Jakarta, Madrasah Aliyah Negeri 1 Pontianak, SMK Karsa Mulya Palangka Raya, SMA Trinitas Bandung, SMA Negeri 5 Bandar Lampung, SMA Katolik Xaverius Padang, Madrasah Aliyah Imaduddin Pontianak, SMA Negeri 5 Palu, SMA Negeri 4 Pangkalpinang, dan SMA Katolik Frateran Surabaya.
Kategori selanjutnya adalah GI BEI Syariah Teraktif, yang dimenangkan oleh Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu. BEI juga memberikan apresiasi kepada tiga Anggota Bursa mitra GI BEI teraktif, yaitu PT Phintraco Sekuritas, PT MNC Sekuritas, dan PT Phillip Sekuritas Indonesia.
Sebagai tambahan, BEI memberikan penghargaan kepada 30 GI BEI teraktif di masing-masing Kantor Perwakilan BEI yang tersebar dari Aceh hingga Papua. Informasi lebih lanjut mengenai pemenang penghargaan dapat diakses melalui situs resmi BEI di www.idx.co.id.
Dalam upaya meningkatkan literasi keuangan di berbagai daerah, BEI menjalin kerja sama intensif dengan pemerintah daerah, didukung oleh OJK melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Tahun ini, BEI memperkenalkan kategori penghargaan baru, GI BEI Teraktif Kategori Pemerintah Daerah, yang diberikan kepada pemerintah daerah dengan peran aktif dalam edukasi dan sosialisasi pasar modal.
Pemenang kategori ini adalah Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jayapura, dengan Pemerintah Kota Langsa dan Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung Timur sebagai kandidat lainnya. Ketiga pemerintah daerah ini dinilai aktif dalam menyelenggarakan kegiatan literasi keuangan dan berkontribusi pada peningkatan jumlah investor di daerah mereka.
Saat ini, BEI telah bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui 35 GI BEI yang tersebar di 11 provinsi. Rinciannya mencakup tiga GI BEI yang bermitra dengan Pemerintah Provinsi, 12 dengan Pemerintah Kota/Kabupaten, satu di tingkat Kecamatan, dan 19 di tingkat Kelurahan.
Melalui Penghargaan GI BEI 2025, BEI berharap dapat terus membangun ekosistem pasar modal yang inklusif dan berkelanjutan, serta menjangkau seluruh lapisan masyarakat di berbagai daerah. Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara BEI, GI BEI, mitra AB, serta pemangku kepentingan lainnya mampu memberikan dampak positif yang signifikan, tidak hanya bagi perkembangan pasar modal tetapi juga bagi perekonomian Indonesia.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News