Peneliti AI Apple Gabung Meta untuk Kembangkan Superintelligence

Cupertino, 08 Juli 2025-VNNMedia- Setelah OpenAI melaporkan ditinggalkan oleh beberapa karyawannya yang merupakan peneliti kecerdasan buatan, untuk pindah ke Meta, kini nasib serupa juga dialami Apple

Perusahaan teknologi raksasa itu harus rela kehilangan peneliti seniornya, Ruoming Pang, yang merupakan salah satu petinggi Apple dan berperan besar dalam pengembangan model AI

Ruoming Pang dilaporkan kini masuk dalam jajaran tim Superintelligence, sebuah tim bentukan Meta untuk mengembangkan kecerdasan buatan. Sumber dalam perusahaan milik Mark Zuckerberg itu mengatakan Pang menerima kompensasi hingga jutaan dolar AS per tahun

Bergabungnya Pang menambah daftar ilmuwan-ilmuwa AI yang direkrut Meta. Sebelumnya CEO OpenAI Sam Altman dalam sebuah podcast mengeluhkan beberapa penelitinya dibajak oleh Meta

Ia mengatakan Meta telah menawarkan bonus penandatanganan US$100 juta (Rp1,6 triliun) kepada para peneliti tersebut

baca juga: OpenAI Siapkan Taktik Khusus Terkait Pembajakan Karyawan oleh Meta

Sebelumnya memang beredar kabar bahwa Meta tengah membentuk tim khusus AI bernama Superintelligence. Untuk itu Zuckerberg cs berusaha membajak para jagoan kecerdasan buatan dari pesaingnya seperti OpenAI, Google dan Apple, dengan iming-iming gaji fantastis

Zuck menawarkan gaji mulai US$2 juta hingga US$10 juta ;ebih per tahun, sehingga rata-rata perbulan pakar AI tersebut akan mendapat gaji bulanan sebesar US$831 ribu atau setara Rp13,5 miliar

Kabar tersebut akhirnya terbuktibenar, dimana pada akhir Juni, CEO Meta Mark Zuckerberg mengirim memo internal untuk karyawan, yang berisi pembentukan ‘Meta Superintelligence Labs’ (MSL). MSL konon merupakan proyek ambisius Zuckerberg, yang berisi para pakar AI

“Saya yakin (kemajuan AI) akan menjadi awal era baru bagi umat manusia, dan saya berkomitmen penuh melakukan apapun yang diperlukan agar Meta memimpin,” bunyi memo tersebut

Menurut Zuckerberg, MSL akan menaungi berbagai tim di bawah grup Meta, terutama yang berfokus pada software model AI termasuk Llama dan FAIR (Fundamental Artificial Intelligence Research)

sumber: Kompas

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News