Pemkot Surabaya Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Perbaikan Fasum Akibat Aksi Massa

SURABAYA, 9 SEPTEMBER 2025 – VNNMedia – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan Rp2,5 Miliar untuk perbaikan sejumlah fasilitas umum (fasum) yang mengalami kerusakan pasca aksi massa pada akhir Agustus lalu. Rencananya, dana tersebut menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemkot Surabaya. 
 

“Total yang akan kita keluarkan dari APBD kita untuk perbaikan sekitar Rp2,5 miliar. Itu untuk (perbaikan) fasum yang ada di (milik pemkot) kita ya, contoh seperti pot, troli sampah, tempat sampah yang di pinggir jalan, terus bola-bola, kemudian CCTV yang rusak, itu yang akan kita lakukan (perbaikan),” kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi di Surabaya, Senin (8/9/2025). 
 
Wali Kota Eri mengungkapkan, secara keseluruhan total kerugian fasum pasca aksi massa lalu sekitar Rp4 miliar. Dari total kerugian fasum tersebut, sebagian ada yang ditanggung oleh Pemkot Surabaya dan ada dari pihak stakeholder. 
 
“Total kerugian Rp4 miliaran, ada yang memang dikerjakan oleh pemerintah kota, ada yang dari swasta (stakeholder). Itu (stakeholder) ada yang bilang, ‘Pak, sudah saya bangun, karena itu tempat saya dan saya usaha di sana’, jadi mereka (stakeholder) yang membangun,” ungkap Wali Kota Eri. 
 
Wali Kota Surabaya yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi itu juga menyebutkan, kerugian pasca aksi massa tahun ini lebih parah dari tahun-tahun sebelumnya.

Dirinya turut menyayangkan adanya kerusakan sejumlah fasum. Meskipun begitu, ia mengapresiasi berbagai pihak yang ikut bahu-membahu dalam perbaikan fasum yang rusak di Kota Surabaya. 
 
“Saya matur nuwun juga kepada seluruh pihak yang membantu dalam semua hal. Kemarin, kita sudah mau cover, tapi mereka (stakeholder) sudah menyampaikan hal itu, ini lah yang bikin saya bangga betul sama orang Surabaya,” sebut Cak Eri.
 
Di samping itu, Cak Eri juga menyampaikan terkait kerusakan bangunan cagar budaya Polsek Tegalsari. Dirinya mengatakan, saat ini masih berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya untuk dilakukan perbaikan lebih lanjut ke depannya. 
 
“Pak Kapolres bilang ke saya akan dibangun, karena minta izin ke cagar budaya. Berarti kan memang sudah ada sudah ada anggaran untuk pembangunan itu, makanya kita akan koordinasikan lagi,” pungkasnya.

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News