Pemerintah Jepang Manfaatkan AI Generatif untuk Pangkas Jam Kerja Lembur Pegawai Negeri

Tokyo, Sabtu 21 Maret 2026-VNNMedia- Pemerintah Jepang secara resmi berencana mengintegrasikan teknologi AI generatif ke dalam lingkungan kerja birokrasi guna meningkatkan efisiensi dan mengurangi beban kerja lembur bagi para pegawainya

Langkah strategis ini dibahas dalam pertemuan para wakil menteri dan pejabat tinggi dari berbagai kementerian pada Kamis (19/3) yang berfokus pada peninjauan pedoman keseimbangan kehidupan kerja di sektor publik

Dalam pedoman baru tersebut, penggunaan AI diharapkan dapat membantu mempercepat proses pembuatan dokumen dinas dan berbagai tugas administratif lainnya

Salah satu implementasi konkret yang direncanakan adalah pemanfaatan AI untuk membantu pegawai negeri sipil dalam menyusun draf jawaban menteri kabinet saat menghadapi sesi tanya jawab di komite Parlemen, yang selama ini menjadi salah satu pemicu utama tingginya jam kerja lembur di lingkungan pemerintahan

Selain adopsi teknologi, pedoman tersebut menginstruksikan para pejabat administrasi senior untuk memberikan contoh nyata dengan menerapkan sistem bekerja dari rumah dan jam kerja fleksibel. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan budaya kerja yang lebih sehat dan mendorong staf bawahan agar merasa nyaman melakukan hal serupa tanpa ada beban psikologis

Penekanan juga diberikan pada penciptaan lingkungan kerja yang kondusif agar karyawan merasa puas dan betah berkarier di sektor pemerintahan. Kebijakan ini diambil sebagai respons atas meningkatnya persaingan ketat dengan sektor swasta dalam merekrut talenta berbakat

Pemerintah Jepang menyadari bahwa kegagalan dalam menarik tenaga kerja berkualitas dapat berdampak langsung pada penurunan kualitas kebijakan publik serta layanan administrasi kepada masyarakat di masa depan

sumber: NHK News

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News