Pemerintah Izinkan RS Asing Beroperasi di Indonesia, Begini Respon IDI Jatim

SURABAYA, 28 JULI 2025 – VNNMedia – Pemerintah Indonesia membuka kesempatan bagi rumah sakit asing untuk beroperasi di dalam negeri. Menanggapi hal ini, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawa Timur memberikan pandangannya.

IDI Jawa Timur tidak keberatan dengan kehadiran rumah sakit asing yang membuka cabang di Indonesia, asalkan mereka mempekerjakan tenaga kerja lokal.

“Kami berharap rumah sakit asing bisa menjalin kerja sama dan memanfaatkan tenaga kesehatan dari dalam negeri agar terjadi transfer pengetahuan dan teknologi yang bermanfaat,” ujar Ketua IDI Jatim, Dr. dr. Sutrisno, Sp.OG (K).

Menurut Sutrisno, dengan jumlah penduduk sekitar 280 juta jiwa, Indonesia menjadi pasar potensial yang menarik bagi rumah sakit asing untuk mengembangkan usahanya.

“Rumah sakit asing yang datang ke Indonesia tentu juga bertujuan bisnis. Pasar di Indonesia sangat besar, sehingga mereka membawa modal berupa pengetahuan dan teknologi,” jelas Sutrisno.

Meski demikian, Sutrisno yakin rumah sakit dalam negeri tetap mampu bersaing dengan rumah sakit asing. Dalam era persaingan bebas seperti sekarang, kompetisi dianggap wajar di berbagai sektor.

“Kami tetap optimis bahwa tenaga medis dan rumah sakit nasional bisa bersaing dan bahkan berkembang bersama dengan pelaku asing,” tegasnya.

Namun, Sutrisno mengakui masih ada sebagian masyarakat yang menolak rencana ini dan merasa ragu atau bingung dengan kehadiran rumah sakit asing.

“Penolakan itu wajar terjadi. Ada yang merasa terganggu atau bertanya-tanya. Tapi pada akhirnya, yang mampu beradaptasi lah yang akan bertahan,” pungkasnya

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News