Pemerintah Imbau Open House Lebaran 2026 Sederhana

JAKARTA, 19 MARET 2026 – VNNMedia – Pemerintah mengimbau seluruh jajaran Kabinet Merah Putih untuk merayakan Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 secara sederhana. Imbauan ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna.

“Kami mengimbau untuk tidak berlebihan dalam menyelenggarakan kegiatan open house maupun halalbihalal,” ujar Prasetyo Hadi di Jakarta.

Imbauan tersebut dikeluarkan dengan mempertimbangkan kondisi nasional, termasuk dampak bencana alam di sejumlah wilayah serta dinamika global yang turut memengaruhi situasi dalam negeri.

Menurut Prasetyo, pemerintah telah menerbitkan surat edaran kepada seluruh kementerian dan lembaga agar pelaksanaan kegiatan Lebaran tidak dilakukan secara berlebihan.

“Masih banyak saudara-saudara kita yang berada dalam kondisi belum baik, sehingga perlu ada empati yang diwujudkan dalam kesederhanaan,” tegasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya memberi contoh kepada masyarakat dengan menghindari perayaan yang mewah.

“Kita harus memberi contoh, open house jangan terlalu mewah. Tapi juga tidak perlu meniadakan seluruh kegiatan karena ekonomi tetap harus bergerak,” ujar Presiden dalam Sidang Kabinet Paripurna, Jumat (13/03/2026).

Selain soal perayaan Lebaran, pemerintah juga terus memantau dan mengantisipasi lonjakan arus mudik 2026. Prasetyo mengakui sempat terjadi kepadatan di jalur penyeberangan Ketapang–Gilimanuk akibat tingginya volume kendaraan.

Namun demikian, pemerintah terus melakukan monitoring dan menyiapkan berbagai langkah untuk mengurai kemacetan serta antrean di titik-titik krusial.

Pemerintah juga mengapresiasi masyarakat yang memanfaatkan kebijakan kerja fleksibel atau work from anywhere (WFA) untuk mudik lebih awal, sehingga membantu mengurangi kepadatan pada puncak arus mudik. “Terima kasih kepada masyarakat yang telah mengatur waktu perjalanan sehingga tidak terjadi penumpukan di satu hari tertentu,” ujarnya.

Tak hanya itu, apresiasi juga diberikan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan dan kelancaran mudik, mulai dari Kepolisian, Kementerian Perhubungan, BUMN, hingga TNI.

Menurut Prasetyo, Presiden juga membuka kemungkinan pengerahan armada tambahan, termasuk kapal laut milik TNI, guna mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News