PBB Peringatkan “Potensi Kekacauan”, Sekjen Guterres Serukan Perundingan Damai Israel-Iran

Sekjend PBB Antonio Giterres

New York, 21 Juni 2025-VNNMedia- Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengeluarkan peringatan keras mengenai potensi eskalasi konflik antara Israel dan Iran, menyerukan agar kedua belah pihak kembali ke meja perundingan

Dalam Sidang Darurat Dewan Keamanan PBB pada Jumat (20/6), yang diminta oleh Iran, Guterres menyatakan bahwa dunia “berada di jalur menuju potensi kekacauan” jika konflik ini meluas

“Jangan sampai kita menyesali momen kritis ini di kemudian hari,” tegas Guterres di hadapan Dewan Keamanan PBB. “Mari bertindak—secara bertanggung jawab dan bersama-sama—untuk menarik kawasan ini, dan dunia kita, dari jurang kehancuran.”

Ini adalah pernyataan pertamanya kepada Dewan Keamanan PBB terkait konflik yang pecah pada 13 Juni, beberapa jam setelah Israel menyerang Iran. Kala itu, ia telah mengecam militerisasi di Timur Tengah dan meminta kedua belah pihak untuk menunjukkan “pengendalian diri yang maksimal.”

Sidang darurat tersebut juga menyoroti perpecahan di antara anggota tetap Dewan Keamanan PBB. Rusia dan China secara terang-terangan mengkritik Israel, sementara Amerika Serikat membela sekutunya

Duta Besar Rusia untuk PBB, Vasily Nebenzya, mendesak Israel untuk segera menghentikan serangannya terhadap Iran dan menegaskan bahwa AS serta sekutu Eropanya turut bertanggung jawab atas situasi ini. Sebaliknya, Penjabat Perwakilan AS untuk PBB, Dorothy Shea, mendesak Iran untuk “mengubah arah.”

“Para pemimpin Iran bisa menghindari konflik ini jika mereka menyetujui kesepakatan yang akan mencegah mereka memperoleh senjata nuklir. Namun, mereka menolak melakukannya, malah memilih menunda dan menyangkal,” kata Shea, menyoroti penolakan Iran terhadap perjanjian nuklir

Guterres juga mendesak Iran untuk menghormati Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir, mengakui adanya “kesenjangan kepercayaan,” meskipun Teheran bersikeras tidak mencari senjata nuklir

Sejak konflik memanas sepekan terakhir, Guterres telah aktif menelepon para diplomat, termasuk Menteri Luar Negeri Iran, dan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-7 untuk membahas strategi penyelesaian konflik dengan para pemimpin dunia

“Kita tidak sedang terombang-ambing menuju krisis, kita sedang berlomba menuju krisis. Kita tidak menyaksikan insiden terisolasi, kita sedang menuju potensi kekacauan,” pungkas Guterres, seperti dilansir dari Bloomberg Technoz

Baca Berita Menarik Lainnya DGoogle News