
Jakarta, Jumat 20 Februari 2026 – VNNMedia – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) mengevaluasi sistem pengamanan bandara di wilayah Papua pasca terjadinya penembakan pesawat Smart Air di Bandara Korowai Batu beberapa waktu lalu.
Evaluasi tersebut dibahas dalam rapat koordinasi bertema “Ancaman terhadap Keamanan Udara Nasional dan Fasilitas Umum di Wilayah Papua” yang digelar di Gedung Kemenko Polkam, Jakarta, Jumat (20/2/2026).
“Pemerintah telah mengambil langkah cepat, terukur dan terkoordinir dengan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan penerbangan di Papua,” seperti dikutip siaran pers resmi Kemenko Polkam.
Buntut dari evaluasi tersebut, yakni pemerintah menutup sementara sejumlah bandara di Papua guna memastikan keselamatan awak pesawat dan masyarakat.
Dilansir Antara, Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesatuan Bangsa Kemenko Polkam Mayjen TNI Purwito Hadi Wardhono dalam rapat koordinasi tersebut menekankan pemerintah akan selalu hadir dalam melindungi masyarakat dan ragam objek vital, salah satunya bandara.
Menurutnya, pemerintah tidak akan tunduk pada setiap kelompok bersenjata yang mengancam keamanan masyarakat serta akan mengusut tuntas sesuai dengan hukum yang berlaku.
“Stabilitas keamanan di Papua menjadi prasyarat utama bagi terselenggaranya pelayanan masyarakat, keberlanjutan pembangunan, penguatan konektivitas, serta terjaganya keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.
Dengan adanya rapat koordinasi ini, dia mengharapkan sistem keamanan wilayah terutama bandara di Papua semakin kuat demi terciptanya stabilitas keamanan.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News