Pasar Ekspor Dongkrak Kinerja SIG di Tengah Lesunya Pasar Semen Domestik

JAKARTA, 13 AGUSTUS 2025 – VNNMedia – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) tetap mencatatkan profitabilitas pada semester I/2025 meski industri semen dalam negeri tertekan penurunan permintaan sebesar 2,5%. Kinerja positif ini ditopang lonjakan penjualan ekspor sebesar 24,9% dibanding periode sama tahun lalu.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasi (tidak diaudit), volume penjualan SIG mencapai 17,30 juta ton dengan pendapatan Rp15,61 triliun. Beban pokok pendapatan turun 0,6% menjadi Rp12,47 triliun, sementara laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat Rp40 miliar. EBITDA tercatat Rp2,10 triliun.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menjelaskan efisiensi ketat dan peningkatan operational excellence berhasil menekan beban operasional turun 3% (yoy) dan biaya keuangan bersih anjlok 33,7% menjadi Rp344 miliar.

“Program efisiensi dan tata kelola keuangan yang baik telah membantu SIG mempertahankan profitabilitas di tengah pasar yang terkontraksi,” ujarnya.

Untuk menjaga pertumbuhan, SIG fokus pada pengelolaan pasar dan harga, sekaligus mendorong adopsi semen hijau rendah karbon. Produk ini diklaim memiliki kualitas unggul di kelasnya dan menjadi pembeda dari semen konvensional, sekaligus memperkuat posisi SIG di industri bahan bangunan nasional.

Vita menambahkan, SIG siap mengedukasi pasar dan bekerja sama dengan pemangku kepentingan konstruksi guna memperluas penggunaan semen hijau sebagai solusi pembangunan berkelanjutan, di tengah tantangan krisis iklim dan target penurunan emisi gas rumah kaca.

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News