Pantau Jalur Mudik Secara Real Time, Kementerian PU Luncurkan Platform Mudik dengan 1.351 CCTV

JAKARTA, 13 MARET 2026 – VNNMedia – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum meluncurkan platform digital informasi mudik Lebaran 2026 yang memungkinkan masyarakat memantau kondisi jalur mudik secara real time.

Melalui laman mudik.pu.go.id, pemudik dapat melihat situasi lalu lintas di berbagai ruas jalan tol dan jalan nasional melalui 1.351 kamera CCTV yang terintegrasi dalam satu sistem.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, platform ini disiapkan untuk membantu masyarakat merencanakan perjalanan mudik dengan lebih aman dan efisien.

Menurutnya, pemudik dapat memantau langsung kondisi lalu lintas di berbagai jalur utama sebelum berangkat maupun saat perjalanan berlangsung.

“Melalui platform ini masyarakat dapat memantau kondisi jalan secara real time. Di dalamnya tersedia akses pemantauan CCTV yang tersebar di berbagai ruas jalan sehingga masyarakat bisa mengetahui kondisi lalu lintas sebelum melakukan perjalanan,” ujarnya, Kamis (12/3/2026).

Total terdapat 1.351 titik CCTV yang terhubung dengan sistem tersebut. Rinciannya terdiri dari 1.270 kamera di jaringan jalan tol, 41 kamera di jalan nasional nontol, serta 40 kamera milik Kementerian Perhubungan yang juga terintegrasi dalam platform.

Tak hanya menampilkan tayangan CCTV, platform ini juga menyediakan beragam informasi penting bagi pemudik. Mulai dari peta jaringan jalan nasional, kondisi jalan dan jembatan, lokasi posko mudik, titik rawan kemacetan, hingga potensi gangguan seperti banjir, kecelakaan, dan longsor.

Dengan akses informasi tersebut, masyarakat dapat menyesuaikan waktu keberangkatan atau memilih rute alternatif apabila terjadi kepadatan di jalur utama.

Untuk mengantisipasi gangguan selama periode mudik, Kementerian PU juga menyiapkan Disaster Relief Unit (DRU) di sejumlah titik rawan bencana di sepanjang jalur mudik. Unit ini dilengkapi alat berat, material, serta tim teknis yang siap diterjunkan apabila terjadi longsor, banjir, atau kerusakan jalan yang berpotensi menghambat arus lalu lintas.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan posko dan tim tanggap darurat di sejumlah lokasi strategis guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran.

Data Kementerian PU menunjukkan, panjang jalan nasional nontol di Indonesia mencapai 47.603,39 kilometer dengan tingkat kemantapan 93,50 persen. Sementara itu, jaringan jalan tol nasional telah mencapai sekitar 3.115 kilometer yang menjadi tulang punggung konektivitas antarwilayah.

Selain melalui platform digital tersebut, Kementerian PU juga menyediakan layanan call center mudik 24 jam yang dapat diakses masyarakat apabila membutuhkan informasi maupun bantuan selama perjalanan.

Dody menegaskan, di era digital saat ini, kecepatan dan akurasi informasi menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran perjalanan masyarakat, terutama saat mobilitas meningkat tajam seperti pada musim mudik Lebaran.

“Di era sekarang, informasi yang cepat sering kali sama pentingnya dengan kesiapan infrastruktur itu sendiri. Karena itu kami menghadirkan platform ini agar masyarakat bisa memantau kondisi jalur mudik secara langsung,” katanya.

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News