
Kuala Lumpur, 11 Juli 2025-VNNMedia- Program nuklir Iran, yang sebelumnya menjadi target serangan Israel dan Amerika Serikat (AS) dalam perang 12 hari antara Israel-Iran, menjadi salah satu pokok bahasan dalam pertemuan Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergey Lavrov dengan Menlu China Wang Yi
Diketahui kedua pejabat negara tersebut sedang menghadiri 58th ASEAN Foreign Ministers’ Meeting (AMM) di Kuala Lumpur, yang berlangsung dari tanggal 8 hingga 11 Juli 2025
Dalam pertemuan tersebut, Menlu kedua negara membahas berbagi isu termasuk program nuklir Iran. Menlu China Wang Yi menekankan bahwa China memberi perhatian pada komitmen Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir
Ia mengatakan bahwa di sisi lain Beijing juga menghormati hak Iran untuk menggunakan energi nuklir secara damai sebagai pihak dalam “Traktat Non-Proliferasi Senjata Nuklir”, sebuah perjanjian internasional penting yang bertujuan untuk membatasi kepemilikan dan penyebaran senjata nuklir
Rusia dan China sendiri sempat mengecam serangan AS dan Israel terhadap fasilitas nuklir Iran dan militer Iran. Dalam pernyataan terkait konflik Israel-Iran pada bulan lalu, Beijing menegaskan bahwa penggunaan kekerasan tidak dapat membawa perdamaian, tekanan tidak dapat menyelesaikan masalah, dan dialog serta negosiasi dalah jalan keluar yang mendasar
Selain nuklir Iran, kedua pejabat tersebut juga membahas berbagai isu internasional dan regional termasuk krisis kemanusiaan di Gaza
sumber: Antara
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News