
Tokyo, Rabu 04 Februari 2026-VNNMedia- Badan Manajemen Kebakaran dan Bencana Jepang melaporkan bahwa kondisi musim dingin yang ekstrem dan salju lebat telah menyebabkan 35 orang meninggal dunia di berbagai wilayah sejak 20 Januari lalu
Hingga hari Rabu (4/2) pagi, tercatat bahwa Prefektur Niigata menjadi wilayah dengan dampak paling parah dengan total 12 korban jiwa
Selain itu, tujuh kematian dilaporkan di Prefektur Akita, lima di Prefektur Yamagata, serta masing-masing empat korban jiwa di Prefektur Hokkaido dan Prefektur Aomori
Wilayah lain seperti Prefektur Iwate, Nagano, dan Shimane juga masing-masing melaporkan satu kasus kematian
Selain korban jiwa, cuaca buruk ini juga mengakibatkan sedikitnya 358 orang mengalami cedera, mulai dari luka ringan hingga serius di seluruh penjuru Jepang
Berdasarkan data yang dihimpun, sebagian besar kecelakaan fatal terjadi ketika warga sedang melakukan pekerjaan pembersihan salju, baik karena terjatuh dari atap maupun tertimbun salju yang longsor secara mendadak
Beberapa kasus kematian lainnya juga dilaporkan berkaitan dengan penyakit mendadak yang dipicu oleh suhu dingin yang sangat ekstrem selama periode tersebut
Pemerintah setempat terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat harus membersihkan salju di area pemukiman
Warga diminta untuk tidak bekerja sendirian dan selalu memastikan prosedur keselamatan guna menghindari kecelakaan lebih lanjut
Hingga saat ini, petugas bantuan dan manajemen bencana tetap bersiaga di prefektur yang terdampak paling parah seiring dengan upaya pemulihan akses jalan yang tertutup salju tebal
sumber: NHK News
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News