
SURABAYA, 7 FEBRUARI 2026 – VNNMedia – Kinerja sektor transportasi di Provinsi Jawa Timur mencatat tren positif pada Desember 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur melaporkan lonjakan signifikan pada seluruh moda transportasi, mulai dari angkutan udara, laut, hingga kereta api, baik dari sisi jumlah penumpang maupun volume barang.
Statistisi BPS Jawa Timur, Ike Rahayu Sri, mengungkapkan jumlah penumpang pesawat domestik yang datang ke bandara-bandara di Jawa Timur mencapai 531,01 ribu orang pada Desember 2025. Angka ini meningkat 12,42 persen dibandingkan November 2025.
Penumpang internasional juga tumbuh 10,02 persen menjadi 105,82 ribu orang.
“Peningkatan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat pada periode akhir tahun,” ujar Ike dalam Berita Resmi Statistik (BRS.
Tak hanya kedatangan, arus keberangkatan penumpang udara juga meningkat. Sepanjang Desember 2025, jumlah penumpang yang berangkat dari bandara di Jawa Timur tercatat sebanyak 530,36 ribu orang, naik 8,51 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Secara tahunan, keberangkatan penumpang domestik tumbuh 15,86 persen, sementara kedatangan meningkat 9,89 persen dibandingkan Desember 2024.
Bandara Internasional Juanda masih menjadi simpul utama pergerakan penumpang udara di Jawa Timur. Pada Desember 2025, bandara ini menguasai 94,85 persen kedatangan dan 94,70 persen keberangkatan penumpang domestik. Secara tahunan, pertumbuhan penumpang di Juanda tercatat 10,66 persen untuk kedatangan dan 17,00 persen untuk keberangkatan.
Kinerja angkutan barang udara juga menunjukkan perbaikan. Volume barang yang dimuat melalui angkutan udara domestik mencapai 3,72 ribu ton, meningkat 6,65 persen dibandingkan November 2025. Sementara barang yang dibongkar naik lebih tinggi, yakni 16,87 persen menjadi 1,56 ribu ton.
Dari sektor angkutan laut, jumlah kapal pelayaran domestik yang singgah di pelabuhan Jawa Timur tercatat 3.279 unit pada Desember 2025, atau naik 2,28 persen secara bulanan. Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri melonjak 25,59 persen menjadi 91,23 ribu orang.
Volume barang angkutan laut domestik juga meningkat. Barang yang dimuat tercatat 3,03 juta ton atau naik 1,17 persen, sementara barang yang dibongkar tumbuh signifikan sebesar 17,09 persen menjadi 3,40 juta ton.
Sementara itu, angkutan kereta api turut mencatat kinerja impresif. Jumlah penumpang kereta api di Jawa Timur pada Desember 2025 mencapai 2,68 juta orang, melonjak 17,51 persen dibandingkan November 2025, seiring meningkatnya aktivitas perjalanan selama libur akhir tahun.
Ike menegaskan, kinerja positif seluruh moda transportasi ini menjadi indikator kuat meningkatnya mobilitas masyarakat dan kelancaran distribusi barang di Jawa Timur.
“Tren positif ini diharapkan berlanjut seiring dengan membaiknya aktivitas ekonomi dan transportasi di Jawa Timur sepanjang 2026,” tutupnya.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News