
Jakarta, Senin 23 Februari 2026 – VNNMedia – Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan bahwa bantuan sosial PKH dan sembako telah disalurkan secara bertahap kepada penerima manfaat pada bulan Ramadhan ini.
“Penyaluran (PKH) sampai saat sekarang, untuk triwulan pertama, Januari, Februari, Maret, itu 8.940.958 KPM. Sudah tersalurkan lebih dari Rp 6 triliun atau 89,4 persen,” kata Saifullah dalam keterangannya, Senin (23/2/2025) dikutip Kompas.com.
Untuk bantuan sembako, pria yang akrab disapa Gus Ipul itu menuturkan jika 15 juta lebih keluarga penerima manfaat (KPM) dengan nominal Rp 9 triliun lebih atau sebanyak 86,9 persen sudah tersalurkan.
“Hingga awal Ramadhan, realisasi penyaluran bantuan sosial triwulan pertama 2026 telah mencapai di atas 85 persen atau Rp 15 triliun lebih,” jelasnya.
Untuk Program Keluarga Harapan (PKH), alokasi tahun ini ditetapkan bagi 10 juta KPM serta bantuan sembako dialokasikan bagi 18.250.000 KPM.
Gus Ipul menjelaskan seluruh penyaluran bantuan sosial dilakukan melalui Himpunan Bank Negara (Himbara) dan BSI.
“Masih terdapat lebih dari 1 juta penerima baru bantuan sosial PKH dan sekitar 2 juta penerima baru bantuan sosial Sembako hasil pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang belum menerima bantuan,” ujarnya.
Gus Ipul mengungkapkan jika jutaan penerima baru tersebut sedang proses pembukaan rekening kolektif (burekol), distribusi kartu dan persiapan penyaluran melalui PT. Pos Indonesia.
“Jadi, setiap triwulan ada penerima manfaat baru (hasil pemutakhiran DTSEN), sebagian besar belum memiliki rekening. Maka itu ada namanya buka burekol dan perlu waktu 1-2 bulan untuk burekol-nya itu,” jelasnya.
Sementara itu, untuk bantuan sosial PKH dan Sembako di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang terdampak bencana, Kemensos telah menyalurkan Rp 1,8 triliun kepada 1,7 juta KPM.
“Semua sudah salur dan insya Allah di akhir Februari ini tuntas,” tandasnya.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News