
JAKARTA, 7 APRIL 2026 – VNNMedia – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengungkapkan arahan Presiden Prabowo Subianto agar perguruan tinggi lebih aktif terlibat dalam pembangunan nasional, khususnya di bidang tata ruang dan perumahan.
Pernyataan tersebut disampaikan Brian usai mengikuti rapat terbatas di Istana Merdeka, Senin (6/4/2026). Menurutnya, Presiden meminta kampus—terutama fakultas planologi dan arsitektur—turun langsung membantu pemerintah daerah dalam merancang dan mengelola tata kota.
“Pak Presiden memberikan petunjuk agar fakultas planologi dan arsitektur di setiap kampus bisa membantu kepala daerah. Tata ruang dan tata kota bisa menjadi tempat praktik mahasiswa sekaligus penelitian dosen,” ujar Brian.
Ia menjelaskan, keterlibatan kampus diharapkan mampu menghadirkan konsep pembangunan kota yang lebih terarah dan berbasis riset, sekaligus mewujudkan program “kampus berdampak” yang langsung dirasakan masyarakat.
Selain tata ruang, Presiden juga menyoroti persoalan perumahan yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah. Dalam hal ini, perguruan tinggi didorong menghasilkan riset dan kajian yang aplikatif untuk mendukung solusi nyata.
“Presiden juga mengarahkan agar kampus melakukan riset dan kajian terkait penanganan perumahan. Nantinya akan dikoordinasikan bersama kementerian terkait agar hasilnya bisa membantu
percepatan solusi,” lanjut Brian.
Ia menambahkan, pendekatan tersebut akan dilakukan secara komprehensif, termasuk memperhatikan aspek lingkungan agar pembangunan berjalan berkelanjutan.
Arahan ini menandai pergeseran peran perguruan tinggi, tidak hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi.
Pemerintah berharap sinergi antara kampus dan pemerintah daerah mampu mempercepat penataan kota sekaligus mengatasi persoalan perumahan secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News