Menkes: Kasus Campak Naik Secara Global, Tidak Satu Negara

Jakarta, Jumat 27 Februari 2026-VNNMedia- Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, mengungkap jika kenaikan kasus campak terjadi secara global, tidak hanya Australia. “Campak itu naik di seluruh dunia sekarang ya. Di Indonesia juga ada kenaikan,” ujar Budi, dikutip dari Bloomberg Technoz, hari ini

Menurut Budi, naiknya kasus campak di berbagai negara dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti penurunan cakupan imunisasi selama pandemi dan juga mobilitas internasional yang kembali meningkat, sehingga potensi penularan lintas negara juga menjadi lebih tinggi

Kementerian kesehatan (kemenkes) sendiri telah menggalakkan pelaksanaan imunisasi rutin dan imunisasi kejar bagi anak-anak yang belum lengkap vaksinasinya, untuk membentuk kekebalan kelompok dan menekan resiko kejadian luar biasa

Ditegaskan oleh Budi bahwa pemerintah terus memantau perkembangan situasi serta memperkuat surveilans dan respon cepat untuk mencegah penyebaran lebih luas

Mengutip Kompas.com, data kemenkes menunjukkan jika selama periode 1 Januari sampai 23 Februari 2026, sedikitnya 8.224 kasus campak terdeteksi di Indonesia, dengan 21 kejadian luar biasa (KLB) suspek campak di 17 kabupaten/kota di 11 provinsi

”Lima provinsi KLB campak terbanyak berada di Sumatera Barat, Sumatera Selatan, DI Yogyakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah,” ujarnya, dalam konferensi pers, di Jakarta, pada hari Kamis (26/2)

Sebagai informasi, kemenkes telah menerima notifikasi resmi melalui mekanisme Internasional Health Regulation (IHR) dari otoritas kesehatan Australia terkait 2 kasus campak yang memiliki riwayat perjalanan dari Indonesia

“Yang bersangkutan melakukan perjalanan menggunakan Batik Air rute Jakarta-Perth pada tanggal 7-8 Februari 2026. Gejala ruam muncul pada tanggal 8 Februari di Perth dan hasil PCR dinyatakan positif,” ucapnya, pada hari Senin (23/2)

Sementara kasus kedua merupakan anak perempuan berusia 6 tahun. Diketahui, pasien tak memiliki riwayat imunisasi campak, dan melakukan perjalanan menggunakan Garuda Indonesia rute Jakarta-Sydney pada 17 Februari 2026

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News