
Teheran, Minggu 01 Maret 2026-VNNMedia- Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel hari Sabtu kemarin
Melansir CNBC (1/3), BBC melaporkan jika berita duka tersebut disampaikan oleh media pemerintah Iran, dengan mengatakan bahwa Khamenei menjadi martir atas serangan rezim zionis Israel dan AS pada Sabtu (1/3) pagi waktu setempat. Negara akan memasuki 40 hari masa berduka atas tewasnya pemimpin kharismatik itu
Sebelumnya media Iran telah mengkonfirmasikan bahwa banyak keluarga Khamenei, termasuk anak perempuan, cucu perempuan, menantu perempuan serta menantu laki-laki, telah tewas
Garda Revolusi Iran (IRGC) dalam pernyataan duka citanya, dikutip dari Al Jazeera hari ini, mengatakan, “Kita telah kehilangan seorang pemimpin besar dan berduka atas kepergiannya,” tambahnya
“Kemartiran Khamenei di tangan teroris paling kejam dan algojo kemanusiaan adalah tanda legitimasi pemimpin besar ini dan penerimaan atas pengabdiannya yang tulus. Tangan pembalasan bangsa iran..tidak akan membiarkan mereka lolos,” tambahnya
“IRGC akan berdiri tegas dalam menghadapi konspirasi domestik dan asing,” bunyi pernyataan tersebut
Sebegai informasi, Presiden AS Donald Trump mengumumkan kematian Ayatollah Ali Khamenei melalui Truth Social. “Khamenei salahs atu orang paling jahat dalam sejarah telah mati,” tulisnya, dikutip dari Detik.com
Detik dalam laporannya mengatakan bahwa operasi gabungan AS-Israel telah membombardir sejumlah wilayah di kota Iran pada Sabtu pagi kemarin, termasuk kompleks kediaman Khamenei
“30 bom dijatuhkan di kompleks tersebut. Ali Khamenei berada di bawah tanah, tetapi mungkin tidak di bunkernya sendiri,” seperti dilaporkan jaringan Channel 12 Israel yang dikutip AFP
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News