
JEMBER, 19 Februari 2026 – VNNMedia – Universitas Jember (UNEJ) kembali menambah deretan guru besar dengan dikukuhkannya Prof. Dr. Kiswara Agung Santoso, S.Si., M.Kom. sebagai Guru Besar bidang ilmu Algoritma Pemrograman Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Dalam orasi ilmiah bertajuk “Otentikasi Image Berbasis Magic Square Orde n”, Prof. Kiswara menghadirkan solusi untuk mendeteksi keaslian gambar atau dokumen digital di tengah maraknya isu manipulasi gambar yang beredar di internet.
Dalam pemaparannya, gambar digital yang tampak biasa sebenarnya tersusun dari piksel-piksel bernilai angka yang dapat diubah dengan mudah. Karena itu, diperlukan pendekatan ilmiah untuk memastikan sebuah gambar benar-benar autentik dan dapat dipertanggungjawabkan. Prof. Kiswara menjelaskan pendekatan unik yang ia kembangkan dengan memadukan metode Least Significant Bit (LSB) dan konsep magic square. Melalui teknik ini, kode autentikasi disisipkan pada bagian akhir nilai piksel tanpa mengubah tampilan visual gambar. Konsep magic square yang memiliki jumlah nilai sama pada setiap baris, kolom, dan diagonal digunakan sebagai pola matematis untuk memastikan keutuhan gambar. Apabila terjadi manipulasi, pola tersebut akan terganggu dan perubahan dapat terdeteksi, bahkan ditandai secara visual pada bagian yang berubah.
Prof. Kiswara menegaskan bahwa pemberian watermark atau kode pengaman sebelum gambar disebarluaskan menjadi langkah penting dalam menjaga kredibilitas dokumen digital. Upaya tersebut diharapkan mampu memperkuat keamanan informasi serta mendukung transformasi digital yang lebih bertanggung jawab.
Pendekatan ini tidak terlepas dari kepakaran Prof. Kiswara di bidang algoritma pemrograman. Fokus keilmuannya berada pada kajian prinsip, perancangan, analisis, dan implementasi algoritma sebagai fondasi utama ilmu komputer dan rekayasa perangkat lunak.
Ketertarikan Prof. Kiswara dalam bidang ini berangkat dari keyakinannya bahwa algoritma merupakan inti dari seluruh proses komputasi. Secara akademik, menurutnya, bidang ini menarik karena menuntut perpaduan ketelitian matematis, logika sistematis, dan kreativitas dalam pemecahan masalah.
“Sebuah algoritma tidak hanya harus benar, tetapi juga efisien, elegan, dan mampu beradaptasi terhadap keterbatasan sumber daya serta kompleksitas data yang terus berkembang,” ujarnya.
Salah satu pengalaman paling berkesan dalam perjalanan akademiknya justru muncul di ruang kelas. Saat mengajar mata kuliah Algoritma dan Pemrograman, ia mendapati banyak mahasiswa mampu menulis kode yang berjalan, tetapi kesulitan menjelaskan alasan di balik kebenaran dan efisiensi solusi tersebut. Ia pernah meminta mahasiswa menyelesaikan persoalan pencarian data dengan dua pendekatan berbeda. Keduanya menghasilkan keluaran yang sama, namun ketika diuji pada data berskala besar, salah satu solusi mengalami penurunan performa drastis.
“Momen itu menjadi titik balik pembelajaran, bukan hanya bagi mahasiswa tetapi juga bagi saya, karena terlihat jelas bahwa kebenaran algoritma tidak selalu identik dengan kualitas algoritma,” tuturnya.
Dalam pengembangan keilmuan, Prof. Kiswara mengakui adanya tantangan besar, terutama dalam menjembatani algoritma sebagai objek teoretis dengan implementasi nyata yang dipengaruhi oleh keterbatasan perangkat keras, bahasa pemrograman, dan karakteristik data riil. Ia juga menekankan bahwa mengajarkan mahasiswa untuk berpikir algoritmik merupakan tantangan yang memerlukan pendekatan pembelajaran yang tepat agar konsep dapat dipahami secara mendalam.
Perjalanan panjang ilmu tersebut tentu tidak terlepas dari dukungan keluarga. Bagi Prof. Kiswara, keluarga merupakan sumber kekuatan moral dan spiritual yang konsisten dalam setiap tahap pencapaian akademiknya. “Pencapaian ini bukan semata prestasi personal, melainkan amanah untuk memberi kontribusi yang lebih luas bagi ilmu pengetahuan, pendidikan, dan masyarakat,” tuturnya.
Sepanjang karier akademiknya, Prof. Kiswara telah menghasilkan berbagai publikasi ilmiah di jurnal nasional terakreditasi dan jurnal internasional bereputasi, terlibat dalam hibah penelitian tingkat institusi maupun nasional, serta aktif sebagai reviewer jurnal dan proposal penelitian. Ia juga berkontribusi dalam pengembangan bahan ajar dan pembimbingan mahasiswa dari jenjang sarjana hingga pascasarjana.
Pengukuhan ini menjadi penanda penting penguatan bidang komputasi di Universitas Jember, sekaligus menegaskan peran algoritma dalam mendukung perkembangan teknologi digital yang tepat dan bermanfaat bagi masyarakat.
Telusuri berita lain di Google News VNNMedia