Krisis Demografi Jepang: Angka Kelahiran 2025 Terendah Sepanjang Sejarah

Tokyo, Minggu 01 Maret 2026-VNNMedia- Kementerian Kesehatan Jepang melaporkan krisis demografi yang semakin mendalam setelah angka kelahiran tahun 2025 menyentuh titik terendah sejak pencatatan dimulai pada tahun 1899. Data sementara menunjukkan hanya terdapat 705.809 kelahiran sepanjang tahun lalu, termasuk bayi dari warga negara asing

Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 15.179 jiwa atau sekitar 2,1% dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini menandai penurunan jumlah kelahiran selama sepuluh tahun berturut-turut di Negeri Sakura tersebut

Hal yang paling mengkhawatirkan bagi pemerintah adalah kecepatan penurunan ini. Lembaga Riset Kependudukan dan Jaminan Sosial Nasional sebelumnya memproyeksikan angka kelahiran baru akan turun ke level 710.000 pada tahun 2042. Namun, realita di lapangan menunjukkan kondisi tersebut terjadi 17 tahun lebih cepat dari perkiraan semula

Di sisi lain, jumlah kematian pada tahun 2025 tercatat sebanyak 1.605.654 jiwa. Meskipun angka kematian ini turun sebanyak 13.030 dibandingkan tahun sebelumnya-penurunan pertama dalam lima tahun terakhir-selisih antara kelahiran dan kematian tetap menyebabkan kontraksi populasi yang masif

Secara keseluruhan, penduduk Jepang berkurang sebanyak 899.845 jiwa, sebuah angka penurunan populasi tahunan yang memecahkan rekor tertinggi

Menanggapi situasi kritis ini, pejabat Kementerian Kesehatan menyatakan akan mengambil langkah-langkah serius untuk membenahi struktur kependudukan

Pemerintah berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan pendapatan generasi muda serta menciptakan ekosistem yang mendukung keseimbangan antara dunia kerja dan pengasuhan anak guna menahan laju penurunan kelahiran lebih jauh

sumber: NHK News

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News