
Jakarta, Kamis 05 Maret 2026-VNNMedia- Platform layanan streaming film milik Falcon, KlikFilm, mengumumkan penayangan versi panjang dari film “Bumi Manusia” yang dirilis di bioskop tahun 2019
Bertajuk “Bumi Manusia Extended”, film ini akan ditayangkan secara bertahap, dua kali seminggu, setiap Senin dan Kamis, dengan episode perdana tayang pada hari Kamis (5/3). Tayang dalam format 6 bagian, film ini akan menghidupkan kisah Minke, Annelies, dan Nyai Ontosoroh dalam format lebih utuh dan mendalam
“Perilisan ini dalam rangka Perayaan seabad Pram (sastrawan Pramoedya Ananta Toer). Kami percaya karya sebesar Bumi Manusia memiliki jiwa yang tidak cukup hanya diceritakan dalam satu format,” kata Direktur KlikFilm, Frederica
“Versi extended ini memberi ruang kontemplasi yang lebih luas bagi penonton untuk menyelami pemikiran Pramoedya. Menjelang Lebaran, kami ingin menghadirkan tontonan yang bukan hanya menghibur, tetapi jua memperkaya batin,” pungkas Frederica
Sang sutradara Hanung Bramantyo mengungkap bahwa versi panjang ini menjadi kesempatan mengeksplor visi secara lebih utuh. “Sejak awal saya menyadari bahwa Bumi Manusia adalah semesta besar. Dalam versi extended ini, kami bisa menghadirkan detail-detail relasi, pergulatan identitas, serta ketegangan kolonialisme yang sebelumnya harus dipadatkan. Ini bukan sekedar tambahan durasi, tetapi pendalaman rasa,” tutur Hanung dalam keterangan persnya hari ini
Sebagai informasi, “Bumi Manusia” pertama kali dirilis di bioskop pada 15 Agustus 2019. Film ini disutradarai oleh Hanung Bramantyo dan dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Iqbaal Ramadhan sebagai Minke, Mawar de Jongh sebagai Annelies Mellema, serta Sha Ine Febriyanti sebagai Nyai Ontosoroh.
Ceritanya diadaptasi langsung dari novel legendaris berjudul sama karya sastrawan besar Pramoedya Ananta Toer, yang merupakan buku pertama dari unit Tetralogi Buru. Kisahnya menyoroti perjuangan pemuda pribumi dalam menghadapi diskriminasi hukum dan sosial di masa kolonial Hindia Belanda pada akhir abad ke-19
Novel “Bumi Manusia” pertama kali terbit pada tanggal 25 Agustus 1980. Namun, proses penulisannya dilakukan jauh sebelumnya, yaitu sekitar tahun 1975 saat Pramoedya Ananta Toer masih menjadi tahanan politik di Pulau Buru
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News