Ketua KY Datangin KPK, Silaturahmi dan Menindaklanjuti OTT Hakim PN Depok

Ketua Komisi Yudisial Abdul Chair Ramadhan datang ke gedung KPK. (istimewa)

Jakarta, Kamis 19 Februari 2026 – VNNMedia – Ketua Komisi Yudisial (KY) Abdul Chair Ramadhan mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kedatangannya ke lembaga antirasuah tersebut untuk bersilaturahim dengan jajaran KPK serta menindaklanjuti penangkapan hakim Pengadilan Negeri (PN) Depok dalam rangkaian Operasi Tangkap Tangan (OTT) beberapa waktu yang lalu.

“Silaturahmi, dan juga terkait menindaklanjuti OTT hakim di PN Depok dalam rangka penegakan etika dan pedoman perilaku hakim oleh Komisi Yudisial,” kata Abdul dalam keterangannya di Gedung Merah Putih, Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Dilansir Kompas.com, Abdul mengungkapkan, pertemuan hari ini tidak terkait dengan penandatanganan nota kesepahaman, namun, pihaknya hanya bersilaturahim dan menindaklanjuti penegakan etik para hakim yang terlibat korupsi.

“Ya kalau MoU, ya sudah, kalau ini dalam rangka tindak lanjut terkait dengan penegakan etika dan perilaku hakim,” ucap dia.

Abdul menurut, KY tidak memberikan toleransi bagi hakim yang melakukan tindak pidana korupsi.

“Zero toleransi. Zero toleransi itu tidak ada hal lain kecuali penegakan yang seberat-beratnya,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok, I Wayan Eka Mariarta, Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan, dan Juru Sita PN Depok Yohansyah Maruanaya, ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT), Kamis (5/2/2026).

Selain itu, ada juga Direktur Utama PT Karabha Digdaya, Trisnadi dan Head Corporate Legal PT Karabha Digdaya, Berliana Tri Kusuma.

Kelimanya ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penerimaan atau janji dalam pengurusan sengketa lahan PT Karabha Digdaya dengan masyarakat di PN Depok. Dalam operasi tersebut, KPK menyita uang ratusan juta.

“Ada ratusan juta,” ucap Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat dikonfirmasi wartawan, Kamis.

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News