
SURABAYA, 9 FEBRUARI 2026 – VNNMedia – Manajemen PD Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PDTS KBS) menegaskan bahwa seluruh proses perawatan dan pemeliharaan satwa tetap berjalan normal dan menjadi prioritas utama, meskipun saat ini KBS tengah menjalani proses penyelidikan oleh aparat penegak hukum (APH).
Direktur Operasional KBS, Nurika Widyasanti, memastikan proses hukum yang berlangsung tidak berdampak pada pelayanan pengunjung maupun standar perawatan ratusan koleksi satwa yang dikelola lembaga konservasi tersebut.
Menurut Nurika, manajemen KBS saat ini memfokuskan perhatian pada stabilitas operasional agar seluruh kebutuhan dasar satwa tetap terpenuhi sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku.
“Perawatan dan pemeliharaan satwa tetap menjadi prioritas utama kami. Seluruh aktivitas operasional berjalan sesuai standar dan tidak mengalami gangguan,” ujar Nurika, Minggu (8/2/2026).
Sebagai lembaga konservasi, PDTS KBS terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan satwa melalui sejumlah langkah strategis.
Upaya tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan secara rutin oleh tim dokter hewan, penyediaan pakan berkualitas sesuai kebutuhan gizi spesifik setiap spesies, hingga pengelolaan habitat yang dirancang mendukung perilaku alami satwa.
Terkait proses penyelidikan yang sedang berlangsung, Nurika menegaskan sikap kooperatif manajemen KBS serta penghormatan penuh terhadap prosedur hukum yang dijalankan oleh aparat penegak hukum.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur atas perhatian dan pengawasannya terhadap keberlangsungan perawatan satwa di Kebun Binatang Surabaya.
Ia menambahkan, keterbukaan informasi kepada publik menjadi bagian dari komitmen PDTS KBS dalam menjaga kepercayaan masyarakat dan para pemangku kepentingan. Dengan demikian, publik diharapkan memperoleh informasi yang utuh dan objektif terkait kondisi aktual pengelolaan KBS.
“Kami ingin menegaskan bahwa kesejahteraan satwa tidak berkaitan dengan dokumen yang sedang diselidiki. Proses hukum tidak mengubah keberlangsungan operasional maupun perawatan satwa di KBS,” pungkasnya.
Manajemen berharap masyarakat tetap melihat Kebun Binatang Surabaya sebagai destinasi wisata edukasi sekaligus lembaga konservasi yang terus menjalankan fungsinya secara profesional dan bertanggung jawab.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News