
JAKARTA, 4 AGUSTUS 2025 – VNNMedia – Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas secara virtual bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih dari kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, pada akhir pekan lalu.
Fokus utama pertemuan ini adalah memantau progres terkini dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kondisi cuaca panas yang masih melanda sejumlah wilayah.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam pernyataan tertulis menyampaikan bahwa Presiden menyampaikan apresiasi atas kinerja kementerian terkait serta tim-tim di lapangan yang terlibat dalam penanganan karhutla.
“Presiden menyampaikan penghargaan kepada Kementerian Lingkungan Hidup, kementerian terkait, dan seluruh tim penanggulangan karhutla atas dedikasi mereka dalam menekan angka kebakaran hutan di Indonesia,” ujar Teddy.
Dalam rapat tersebut, Presiden juga menyoroti tren penurunan luas wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan dalam dua tahun terakhir.
Berdasarkan data yang diterima, sepanjang tahun 2024 terjadi penurunan luas karhutla sebesar 33,3% dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi sekitar 376.805 hektare. Hingga Agustus 2025, angka tersebut kembali turun drastis hingga menyisakan 8.955 hektare.
Meski mencatat tren positif, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya konsistensi dalam penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan.
Ia meminta agar aparat di pusat maupun daerah tetap waspada, mengingat musim kemarau diprediksi masih akan berlangsung hingga akhir Agustus 2025 menurut data BMKG.
Rapat ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah untuk memastikan bahwa seluruh mekanisme mitigasi karhutla berjalan optimal di tengah ancaman perubahan iklim dan potensi cuaca ekstrem.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News