
SURABAYA, 11 FEBRUARI 2026 – VNNmedia – Menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 yang tinggal beberapa bulan lagi, Dinas Pendidikan Kota Surabaya memastikan kesiapan seluruh sekolah jenjang SD dan SMP. Persiapan dilakukan secara menyeluruh, mencakup aspek akademik peserta didik hingga kelengkapan sarana dan prasarana pendukung.
Kepala Dispendik Kota Surabaya Febrina Kusumawati mengatakan, persiapan TKA telah dilakukan sejak jauh hari dan kini memasuki tahap pemantapan. Dengan sisa waktu sekitar dua bulan, seluruh tahapan dinilai berjalan sesuai rencana.
“Insyaallah seluruh persiapan sudah kami siapkan secara bertahap dan berkelanjutan,” ujar Febri, Selasa (10/2/2026).
Febri menjelaskan, fokus utama persiapan tahun ini adalah membiasakan siswa dengan karakter soal TKA yang berbeda dari pola evaluasi sebelumnya. Jika selama ini soal cenderung berbasis hafalan, TKA lebih menekankan kemampuan literasi, pemahaman bacaan, penalaran, serta kemampuan merumuskan jawaban.
“Sekarang bentuknya soal cerita. Anak-anak dituntut mampu membaca, mencerna, menulis, merumuskan, baru kemudian menghasilkan jawaban,” jelasnya.
Untuk mendukung kesiapan akademik, Dispendik Surabaya telah menggelar sejumlah try out TKA serta menyiapkan berbagai paket soal latihan yang terintegrasi dalam sistem pembelajaran daring. Paket soal tersebut dapat diakses siswa secara bertahap agar terbiasa dengan pola soal TKA.
“Kami sudah beberapa kali melakukan try out. Paket soal juga terus disiapkan dan bisa dicoba langsung oleh anak-anak melalui sistem pembelajaran kami,” kata Febri.
Selain kesiapan siswa, Dispendik juga memastikan sarana dan prasarana penunjang TKA berbasis komputer dalam kondisi optimal. Pengecekan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari ketersediaan perangkat komputer, kualitas jaringan internet, hingga kapasitas bandwidth di masing-masing sekolah.
“Kami cek satu per satu, termasuk jaringan dan bandwith, agar saat pelaksanaan nanti tidak ada kendala seperti jaringan turun atau sistem terganggu,” ujarnya.
Dispendik Surabaya juga berkoordinasi dengan PLN untuk menjamin pasokan listrik selama pelaksanaan TKA berlangsung. Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi agar tidak terjadi gangguan teknis yang berpotensi menghambat ujian.
“Kami sudah berkomunikasi dengan PLN agar suplai listrik aman selama TKA,” imbuhnya.
Menurut Febri, supervisi ke sekolah dilakukan secara detail. Jika ditemukan kekurangan sarana, Dispendik akan segera memfasilitasi solusi melalui koordinasi dengan pihak sekolah.
“Supervisi kami lakukan satu per satu. Kalau ada yang masih kurang, masih ada waktu untuk dikomunikasikan dan dicarikan solusi,” tegasnya.
Adapun jadwal TKA 2026 jenjang SMP akan dilaksanakan pada 6–16 April 2026, sedangkan TKA jenjang SD dijadwalkan berlangsung pada 20–30 April 2026.
Febri memastikan seluruh persiapan akan dirampungkan sebelum hari pelaksanaan. “Insyaallah saat pelaksanaan nanti, sarana, prasarana, dan jaringan sudah benar-benar siap,” pungkasnya.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News