
SURABAYA, 15 FEBRUARI 2026 – VNNMedia – Pemerintah Kota Surabaya kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya menekan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat menjelang Ramadan. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai RW 1, Jalan Jepara III No. 1, Kelurahan Jepara, Kecamatan Bubutan, Jumat (13/2/2026).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya Antiek Sugiharti mengatakan, GPM merupakan instruksi langsung Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi untuk mendekatkan akses pangan murah, khususnya komoditas yang mulai mengalami kenaikan harga.
“Fokus kami pada bahan pangan yang harganya sedang naik, seperti telur dan cabai rawit, agar masyarakat bisa membeli dengan harga lebih terjangkau,” ujar Antiek.
GPM kali ini melibatkan hasil panen lokal dari kelompok tani (Poktan) dan program padat karya Pemkot Surabaya. Langkah ini diambil untuk menyiasati tingginya harga cabai di pasaran sekaligus mendukung petani lokal.
Dalam kegiatan tersebut, DKPP Surabaya menyediakan 1.300 liter minyak goreng, 500 sak beras (300 sak SPHP dan 200 sak premium), 500 kilogram gula pasir, serta 250 kilogram telur ayam hasil kolaborasi distributor dan program padat karya.
Sejumlah komoditas lain seperti bawang merah, bawang putih, cabai besar, dan daging juga dijual dengan harga di bawah pasar.
Untuk pemerataan, pembelian dibatasi, antara lain minyak goreng maksimal dua botol per orang, beras dua sak, dan gula pasir sekitar 5–6 kilogram. Antiek juga mengimbau warga tidak melakukan panic buying karena stok pangan Surabaya dipastikan aman.
Pemkot Surabaya berencana menggelar pasar murah secara serentak pada 25 Februari 2026. GPM akan terus dilakukan secara masif menjelang Ramadan hingga pasca Lebaran guna memastikan inflasi tetap terkendali.
Manfaat GPM dirasakan langsung warga. Rutinah, salah satu pembeli, mengaku sangat terbantu dengan selisih harga yang cukup besar dibanding pasar konvensional.
“Biasanya cabai seperempat kilo Rp20 ribu, di sini cuma Rp10 ribu. Sangat membantu menjelang puasa,” ujarnya.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News