
SURABAYA, 10 MARET 2026 – VNNMedia – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan kesiapan transportasi, layanan kesehatan, hingga pengamanan untuk menghadapi lonjakan pemudik pada Lebaran 2026.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan berbagai moda transportasi telah disiapkan untuk melayani pergerakan masyarakat selama periode mudik.
Total armada yang tersedia antara lain 6.637 bus, 148 trainset kereta api, 302 pesawat, 55 kapal laut, serta 71 kapal penyeberangan dengan 241 trip.
Selain transportasi, Pemprov Jatim juga menyiapkan Posko Angkutan Lebaran untuk memantau arus mudik dan arus balik serta mengantisipasi potensi gangguan di lapangan.
Pengamanan angkutan Lebaran juga didukung 8.991 personel yang berasal dari Dinas Perhubungan provinsi dan kabupaten/kota, PT KAI, serta sektor transportasi laut dan penyeberangan.
Di sektor kesehatan, Pemprov Jatim menyiapkan 343 dokter, 5.172 perawat, 44 tenaga kesehatan tradisional, dan 2.852 pengemudi ambulans untuk mendukung pelayanan bagi pemudik.
“Pemetaan rumah sakit rujukan juga dilakukan agar penanganan darurat bisa lebih cepat. Kami juga menyiapkan layanan Public Safety Center melalui nomor 119,” kata Khofifah.
Selain itu, pemerintah kembali menggelar program mudik gratis menggunakan bus dan kapal laut, termasuk fasilitas pengangkutan sepeda motor bagi pemudik.
Khofifah juga meminta perhatian khusus pada jalur menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, mengingat puncak arus mudik tahun ini berdekatan dengan Hari Raya Nyepi pada 19 Maret 2026, saat penyeberangan menuju Bali dihentikan sementara.
“Kondisi ini perlu diantisipasi agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di sekitar pelabuhan,” ujarnya.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News