
JAKARTA, 26 Maret 2026 – VNNMedia – Pemerintah mempercepat program hilirisasi dan penguatan ketahanan energi sebagai strategi utama menuju kemandirian ekonomi nasional. Dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan sejumlah langkah konkret, termasuk tambahan investasi ratusan triliun rupiah untuk proyek hilirisasi.
Bahlil menyampaikan, dari 20 proyek hilirisasi tahap pertama, sebagian sudah memasuki tahap groundbreaking, sementara proyek lainnya akan mulai berjalan dalam waktu dekat. Pemerintah juga menyiapkan tambahan 13 proyek baru dengan nilai investasi sekitar Rp239 triliun yang kini tengah difinalisasi.
Tak hanya fokus pada hilirisasi, pemerintah juga mendorong optimalisasi energi dalam negeri guna menekan ketergantungan impor. Sumber energi berbasis domestik seperti etanol dan biodiesel dari Crude Palm Oil (CPO) menjadi prioritas utama dalam strategi swasembada energi.
“Presiden meminta seluruh potensi energi dalam negeri dimaksimalkan, baik etanol maupun biodiesel berbasis CPO,” ujar Bahlil.
Di sektor komoditas, pemerintah terus memantau perkembangan harga global batu bara dan nikel. Meski belum ada perubahan kebijakan, pemerintah membuka opsi relaksasi produksi secara terbatas dengan tetap menjaga keseimbangan pasokan dan harga di pasar internasional.
Selain itu, pemerintah memberi sinyal akan menaikkan Harga Patokan Mineral (HPM) untuk nikel. Kebijakan ini ditujukan agar negara memperoleh nilai tambah yang lebih adil dari pengelolaan sumber daya mineral strategis.
Bahlil menegaskan, arahan Presiden Prabowo jelas menempatkan kepentingan negara sebagai prioritas utama dalam pengelolaan sumber daya alam. Pemerintah diminta memastikan mineral tidak lagi dijual murah tanpa memberikan nilai tambah maksimal.
“Ke depan, kita ingin harga bagus, produksi juga kuat. Tapi kalau tidak, jangan sampai sumber daya kita dijual murah,” tegasnya.
Pemerintah menargetkan tahun 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat kedaulatan mineral dan energi nasional, sekaligus memastikan sumber daya alam menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News